Surabaya: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (AGN) Jawa Timur yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Listyo berharap gedung tersebut sebagai sarana perjuangan buruh.
"Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia," ujar Listyo Sigit dalam sambutannya saat acara peresmian, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca Juga :
Kapolri Pimpin Upacara Hari Juang, Kobarkan Semangat Perjuangan untuk Kemajuan Bangsa
Lebih lanjut, Listyo berharap pascapembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di tingkat pusat, penguatan basis perjuangan buruh dan pembentukan Sekretariat Bersama KBPBI dapat terus diperluas hingga ke tingkat provinsi.
Kapolri juga menekankan pentingnya menjadikan gedung baru ini sebagai ruang dialog konstruktif antara elemen buruh dan pengusaha. Hal ini demi menciptakan hubungan industrial yang harmonis serta menjaga iklim investasi di Jawa Timur.
Polri berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pekerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sekaligus mengawal terwujudnya hubungan kerja yang adil dan seimbang.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok. Polri.
Pembangunan gedung organisasi buruh tersebut pertama kali dimulai pada 1988 secara swadaya dan gotong royong di bawah pelopor Dendy Prayitno beserta rekan-rekannya. Namun, proses pembangunannya terhenti sejak 1990 akibat berbagai kendala teknis dan operasional.
Setelah terhenti selama lebih dari tiga dekade, proyek revitalisasi gedung ini kembali digagas pada pertengahan 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Gedung itu rampung secara menyeluruh pada 2026.
Kini, Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur hadir dengan fasilitas yang lebih modern dan lengkap. Sarana pendukung tersebut mencakup ruang sekretariat organisasi, ruang rapat, aula pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, hingga ruang pemberdayaan UMKM bagi para anggota.





Komentar (0)