Salah Satu Saksi Disebut Meninggal Dunia, Pihak Richard Lee Sampaikan Protes

cumicumi.com
2 jam lalu
Cover Berita
































Sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan kesehatan terkait produk kecantikan yang menyeret nama Richard Lee harus kembali ditunda hingga pekan depan. Hal ini lantaran para saksi tak hadir di persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Tangerang, pada Kamis (20/8/2026).

Sebagai informasi, saksi yang dijadwalkan hadir diantaranya, Arman selaku pemilik toko daring Gerabah Shop, Suyanto pemilik Raychelles Shop, pihak Tokopedia, serta dua saksi ahli dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, sempat muncul kabar bahwa saksi Suyanto dikabarkan meninggal dunia sejak pekan lalu.

Menanggapi kabar tersebut, kuasa hukum Richard Lee yaitu Faizal Hafied, mempertanyakan keabsahan informasinya. Faizal bahkan melayangkan keberatan karena hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan Suyanto tersebut telah tiada.

"Mohon izin Majelis, Bapak Suyanto belum confirm meninggal. Jadi kami belum mendapatkan verifikasi. Kami khawatir tidak hadir dan membuat alasan itu karena belum ada surat kematian sampai dengan hari ini. Kami mohon bantuan Majelis untuk memanggil karena saksi ini sangat penting buat kami," tegas Faizal Hafied kepada Majelis Hakim.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan status Suyanto tersebut. Oleh karena itu, JPU belum bisa memberikan kepastian apakah saksi benar-benar meninggal dunia atau hanya berhalangan hadir.

"Untuk saksi Suyanto, kami menunggu informasi dari pihak Kepolisian untuk memastikan keterangan kematian, apakah benar yang bersangkutan telah meninggal dunia atau tidak," ujar salah satu JPU.

Sementa itu, Richard Lee sebagai terdakwa terlihat tak mampu menyembunyikan kesedihannya lantaran sidangnya terus ditunda. Selain merasa proses hukumnya berlarut-larut, pria yang berprofesi sebagai dokter kecantikan itu juga mengungkapkan kondisi fisiknya yang menurun hingga harus dibantu tabung oksigen dengan saturasi 89 persen.

"Kalau boleh saya curhat Yang Mulia, kemarin kita pulang jam 11.30 malam. Besoknya saya digendong ke klinik. Waktu saya cek, itu saturasi oksigen saya 89. Saya dikasih oksigen, sesak napas, saya diminta untuk rujuk. Tapi sampai hari ini rujukan itu nggak pernah ada, badan saya dipaksa sembuh sendiri. Saya sebenarnya sudah turun 5 kilo Yang Mulia," ungkap Richard Lee kepada hakim. (ND)



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Tangkap Basri Lewaimang, Bandar Narkoba Kelab Malam Batam di Malaysia
• 19 jam lalu
0
thumb
Ada Kekeliruan Administrasi, Ahli Sebut Penyitaan Barang Bukti Kasus Febrie Tidak Sah
• 13 jam lalu
0
thumb
Menkop: Koperasi Bukan Sekadar Badan Usaha, tapi Gagasan Ekonomi Gotong Royong
• 18 jam lalu
0
thumb
Rektor UNSOED Akhmad Sodiq Baru Dilantik Periode 2026-2030, Ditangkap KPK Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru
• 4 jam lalu
0
thumb
Aliansi Masyarakat Pati Akan Demo di Jakarta pada 27 Agustus, Ini Tuntutannya
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.