BEKASI, KOMPAS.com – Sepulang bekerja, sejumlah anak muda yang tergabung dalam komunitas GenBurgeract menyempatkan diri turun ke jalan.
Mereka menambal jalan berlubang, membersihkan halte yang kotor, hingga menyediakan bangku untuk penumpang transportasi umum.
Kegiatan tersebut dilakukan karena mereka melihat masih ada fasilitas publik yang membutuhkan perhatian.
Bagi GenBurgeract, kepedulian terhadap lingkungan sekitar tak harus menunggu pihak lain turun tangan.
Baca juga: Generasi Burgeract, 5 Anak Muda yang Patungan Benahi Jalan hingga Halte di Bekasi
"Kami melihat banyak kejadian atau hal-hal yang sebenarnya masih perlu kita bantu, dan pihak berwenang pun belum berkesempatan untuk menyelesaikan hal tersebut," ujar anggota GenBurgeract, Geraldi Weimy (25), kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2026).
Geraldi mengatakan, dari kondisi tersebut, mereka kemudian berkomitmen membantu warga sesuai kemampuan yang dimiliki.
"Kami berkomitmen untuk pelan-pelan bisa membantu dengan tagline 'Warga Bantu Warga' di sekitar Kota Bekasi," katanya.
Anggota Genbergeract lainnya, Jaka Prasetiyo (29) mengatakan bahwa, seluruh kegiatan GenBurgeract dilakukan secara sukarela di sela pekerjaan para anggotanya.
Baca juga: Tengah Malam di Kalimalang, Generasi Burgeract Tambal Jalan demi Nyawa Pemudik
Mereka biasanya turun ke lapangan setelah menyelesaikan pekerjaan, terutama pada Jumat.
Namun, mereka tidak memaksakan kegiatan jika anggota yang tersedia tidak lengkap.
"Biasanya setiap hari Jumat setelah pulang kerja langsung lakuin saja. Tapi kalau cuma berdua yang bisa, ya enggak kita lakuin, harus kompak," katanya.
Bagi Jaka, mereka tidak ingin melihat diri mereka sebagai kelompok khusus yang memiliki tugas berbeda dari masyarakat lainnya.
Baca juga: Aksi Generasi Burgeract Pemuda Bekasi, Bersihkan Halte dan Jalan Rusak di Malam Hari
"Kami tetap jadi masyarakat biasa saja yang membantu masyarakat untuk benerin jalan," ujarnya.
Menurut Jaka, persoalan jalan berlubang masih banyak ditemukan, termasuk di wilayah Kabupaten Bekasi.
Komentar (0)