DPR Akan Gelar Pembahasan Khusus Soal Rencana Pemerintah Jual KRI Ki Hajar Dewantara 

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pembahasan juga perlu melihat nilai aset dan apakah kapal tersebut memang sudah tidak lagi dibutuhkan untuk mendukung tugas dan kepentingan pertahanan. 

DPR Akan Gelar Pembahasan Khusus Soal Rencana Pemerintah Jual KRI Ki Hajar Dewantara 

IDXChannel - Komisi I DPR akan menggelar pembahasan khusus langkah pemerintah yang mengajukan permohonan penjualan Kapal Republik Indonesia (KRI) Ki Hajar Dewantara.

"Perlu mendapatkan penjelasan secara menyeluruh mengenai dasar pengajuan, kondisi dan status kapal, serta pertimbangan yang melatarbelakangi usulan tersebut," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Minta KRI Ki Hajar Dewantara Dijual

Dia menambahkan, pembahasan juga perlu melihat nilai aset dan apakah kapal tersebut memang sudah tidak lagi dibutuhkan untuk mendukung tugas dan kepentingan pertahanan. 

"Setelah seluruh informasi tersebut diperoleh, Komisi I DPR RI akan membahasnya bersama pemerintah melalui mekanisme yang berlaku," katanya.

Baca Juga:
KRI Bung Hatta Dikerahkan, Distribusikan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Selain aspek teknis dan pertahanan, menurut dia, nilai sejarah KRI Ki Hajar Dewantara juga perlu menjadi pertimbangan. Pasalnya, kapal ini dinilai memiliki sejarah panjang dalam pendidikan dan pembentukan personel TNI AL.

Baca Juga:
Kemhan Tegaskan KRI Ki Hajar Dewantara Akan Dijual Secara Lelang

"Karena itu, apabila hasil kajian memang dinilai sudah tidak lagi diperlukan secara operasional, proses pemindahtangannya tetap harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi negara," kata dia.

Komisi I ingin memastikan seluruh fakta dan pertimbangan terkait usulan ini telah dipelajari secara utuh sebelum DPR mengambil sikap. Pembahasan harus dilakukan secara komprehensif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Sehingga keputusan yang dihasilkan tepat, dapat dipertanggungjawabkan, dan tetap mengutamakan kepentingan negara," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tulola Grand Indonesia Resmi Dibuka, Tampilkan Proses di Balik Kreasi Perhiasan
• 3 jam lalu
0
thumb
Antrean Jual Saham GOTO Mengular, Tembus 419 Juta Lot
• 22 jam lalu
0
thumb
Kondisi 2 Bayi yang Baru Lahir di Tengah Gempa NTT | BERITA UTAMA
• 17 jam lalu
0
thumb
Bupati Jeneponto Jalani Rangkaian Kegiatan, Penyerahan Bantuan Seragam Sekolah hingga Pemberdayaan Perempuan
• 21 jam lalu
0
thumb
MAPPI Minta KPK Periksa Ainun Naim, Begini Alasannya
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.