Lionel Messi Terancam Kena Sanksi akibat Tampar Tengkuk Lawan hingga Beradu Kepala

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PHILADELPHIA – Megabintang Lionel Messi terancam kena sanksi dari Major League Soccer (MLS).

Dia terlibat insiden dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan, yang diawali tamparan di bagian tengkuk dan berujung adu kepala.

Peristiwa tersebut terjadi saat Inter Miami bertandang ke markas Philadelphia Union di Subaru Park, Kamis (20/8/2026).

Dalam video yang kemudian menyebar luas di media sosial, Messi terlihat terlibat adu argumen dengan Sullivan sebelum mengangkat tangan dan menepuk bagian belakang kepala pemain Philadelphia Union tersebut.

Sullivan kemudian bereaksi dengan mendatangi Messi hingga kedua pemain saling berhadapan dan sempat menempelkan kepala dalam situasi yang memanas.

Ketegangan itu berlangsung singkat karena keduanya segera berpisah setelah wasit datang untuk meredakan situasi.

Insiden tersebut kini berpotensi masuk dalam peninjauan Komite Disiplin MLS yang memiliki kewenangan menjatuhkan hukuman atas tindakan di luar batas permainan.

Jurnalis Deporte Total, Jose Armando Rodriguez, melaporkan bahwa Messi berpeluang mendapat larangan tampil satu pertandingan sekaligus denda akibat insiden tersebut.

Bolavip juga melaporkan bahwa Komite Disiplin MLS disebut akan mengevaluasi tindakan Messi terhadap Sullivan sebelum menentukan ada atau tidaknya sanksi.

Apabila hukuman larangan bermain benar-benar dijatuhkan, kapten Inter Miami itu harus menepi pada pertandingan MLS berikutnya yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan.

Messi sebelumnya juga pernah menerima hukuman akibat tindakan kontroversial ketika pertandingan berlangsung.

Pada ajang Supercopa 2021, Messi pernah dilarang tampil setelah memukul Asier Villalibre, pemain Athletic Club, dalam pertandingan yang berakhir dengan kartu merah bagi bintang Argentina tersebut.

Insiden lain terjadi ketika Messi terlibat perselisihan dengan Gary Medel dalam laga Argentina melawan Chile pada Copa America 2019.

Dalam kasus tersebut, Messi mendapat larangan bermain satu pertandingan yang kemudian diikuti hukuman skorsing selama tiga bulan dari pertandingan internasional setelah melontarkan kritik terhadap CONMEBOL.

Pujian Pelatih Philadelphia Union

Di luar kontroversi tersebut, Messi tetap menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam pertandingan melawan Philadelphia Union dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Gol itu menjadi momen emosional karena merupakan gol pertama Messi sejak ayahnya meninggal dunia.

La Pulga kembali memperlihatkan kemampuan khasnya ketika bergerak dari sisi kiri, menusuk ke area tengah, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang berakhir di dalam gawang.

Aksi tersebut bahkan membuat pelatih interim Philadelphia Union, Ryan Richter, memberikan pujian khusus terhadap kemampuan Messi menciptakan peluang dan mencetak gol dari situasi yang tampak sulit.

“Dia tidak membutuhkan ruang untuk mencetak gol,” ujar Richter kepada Planet Football, dikutip Jumat (21/8/2026). (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Citi Indonesia Optimistis Arah Kebijakan BI di Bawah Kepemimpinan Destry Damayanti
• 15 jam lalu
0
thumb
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
• 21 jam lalu
0
thumb
Tanggung Penuh Biaya Kuliah Maba Unpad Keisha, Dedi Mulyadi: Tetap Semangat, Harus Punya Mental Baja
• 12 jam lalu
0
thumb
Tanpa Disadari, Makanan Ini Bisa Bikin Tubuh Lebih Cepat Menua
• 3 jam lalu
0
thumb
Defisit Transaksi Berjalan RI Capai USD 12,5 Miliar, 3,3 Persen dari PDB
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.