Pendaftaran DPD RI Awards 2026 Bakal Ditutup Malam Ini, Ayo Daftar!

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pendaftaran DPD RI Awards 2026 bakal ditutup pada pukul 23.59 WIB malam nanti. Selagi masih ada waktu, ayo usulkan tokoh-tokoh penggerak di daerah Anda untuk menjadi kandidat DPD RI Awards 2026.

Pendaftaran DPD RI Awards 2026 telah dibuka sejak 27 Juli dan berakhir pada 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri atau mendaftarkan kandidat untuk DPD RI Awards 2026, Anda bisa langsung mengusulkan pada laman resmi DPD RI https://awards.dpd.go.id.

Ada 4 kategori penghargaan dalam DPD RI Awards 2026, yakni Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan dan Pelestari Budaya Daerah.

Baca juga: Apresiasi Para Menteri untuk DPD RI Awards, Dorong Tokoh Daerah Berkarya

Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah

Kategori pertama adalah bidang pendidikan. Penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan berkontribusi dalam pendidikan nonformal.

"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD RI dalam laman resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (19/8/2026).

Inovator Teknologi Kesehatan

DPD RI Awards 2026 juga diberikan kepada tokoh yang menghadirkan di bidang kesehatan. Penghargaan akan diberikan kepada mereka yang menjadi inovator teknologi kesehatan.

"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.

Penggerak Desa Mandiri Pangan

Selanjutnya adalah bidang ketahanan pangan. Penghargaan akan diberikan kepada tokoh yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan.

"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.

Pelestari Budaya Daerah

Kategori terakhir adalah bidang seni dan budaya. Penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang melestarikan hingga mempromosikan budaya daerah.

"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelas DPD.

DPD RI juga akan menghadirkan Special Recognition Awards bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Baca juga: Sudah 805 Pendaftar, Ayo Usulkan Tokoh Penggerak Daerah untuk DPD RI Awards 2026

Ketua DPD Pastikan Tak Ada Intervensi

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin memastikan bahwa proses DPD RI Awards bebas dari intervensi. Ketua DPD RI Sultan menilai banyak tokoh di daerah yang belum terperhatikan.

"Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," kata Sultan di acara DPD RI Awards 2025 lalu.

Sultan mengatakan acara ini digelar untuk menjaring para pahlawan di daerah yang selama ini belum tersorot. Ia menyebut acara ini juga merupakan aspirasi dari masyarakat daerah.

"Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau," jelas dia.

Sultan memastikan pimpinan DPD RI tidak bisa mengintervensi pemenang penghargaan ini. Ia menyebut para Dewan Pakar yang dilibatkan capable dan independen.

"Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," ujar dia.




(fas/hri)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pendaftaran MagangHub Batch 2 Dibuka 3 September 2026, Catat Jadwal Lengkapnya
• 2 jam lalu
0
thumb
Guru PPPK Bakal Diambil Alih Pusat, Disdik Jabar: Kami Berbahagia
• 15 jam lalu
0
thumb
Emil Audero Terima Kabar Buruk Bertubi-tubi, Monza Kini Buru Kiper Bintang Piala Dunia 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Teknologi Rumah Modular BRIN di Manggarai Barat Teruji Tahan Gempa
• 22 jam lalu
0
thumb
Bank Emas Mulai Digarap dari Sisi Syariah, BSI Siapkan Produk
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.