Prabowo-Jokowi-Gibran Tampil Harmonis, Positif bagi Pemerintah

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Panggung perayaan HUT ke-81 RI yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampil harmonis dinilai berhasil membangun pesan positif bagi pemerintah.

Peneliti senior Citra Institute, Efriza menilai momen tersebut memperkuat citra kebersamaan dan stabilitas pemerintahan Prabowo.

BACA JUGA: Jokowi-Prabowo-Gibran Satu Frame, PDIP Disebut Bisa Percepat Konsolidasi Menuju 2029

“Panggung HUT ke-81 RI jika dicermati berhasil memberikan pesan dan kesan dalam komunikasi politik yang positif bagi pemerintah, karena menghadirkan citra kebersamaan, stabilitas, dan tidak adanya keretakan antara Prabowo, Jokowi, dan Gibran,” kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (20/8).

Menurut dia, kemunculan ketiga tokoh dalam satu panggung juga dapat memperkuat citra Prabowo sebagai presiden yang mengedepankan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan.

BACA JUGA: UMKM Makin Digital, Partai Garuda Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo

Momen tersebut bahkan dapat dipandang sebagai representasi nilai persatuan Indonesia.

Namun, pesan yang sama dapat ditafsirkan berbeda oleh kelompok masyarakat yang kritis terhadap Prabowo maupun Jokowi.

Bagi kelompok tersebut, visualisasi tersebut justru berpotensi menjadi blunder komunikasi politik karena dapat memperkuat persepsi mengenai masih kuatnya pengaruh keluarga Jokowi dalam pemerintahan Prabowo.

“Apalagi ketika Prabowo berada di tengah sementara Jokowi dan Gibran berada di kanan-kirinya, simbol visualnya menjadi sangat kuat dan mudah ditafsirkan untuk kepentingan kelompok pro Jokowi-Gibran bahwa Prabowo-Gibran dua periode mulai menguat,” ujarnya.

Meski demikian, Efriza menegaskan tafsir tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo telah memiliki agenda politik menuju dua periode.

“Jadi, saya melihatnya berhasil sebagai propaganda positif bagi narasi stabilitas, semakin pemerintah menunjukkan keharmonisan. Tetapi makin besar pula ruang bagi kelompok kritis untuk terus protes,” kata Efriza. (kkp/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gubernur Banten Siapkan Transisi Energi untuk Tekan Polusi PLTU Suralaya
• 11 menit lalu
0
thumb
Bolos Sekolah, 9 Pelajar Terjaring Razia Gabungan di Sejumlah Warkop Sidoarjo
• 15 jam lalu
0
thumb
Cal Crutchlow Ungkap Faktor Penting yang Menjadi Kunci Kemenangan Raul Fernandez saat MotoGP Inggris 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Ada Larangan Tak Tertulis, Calon Kadet FK Unhan Pilih Mundur karena Tolak Lepas Jilbab
• 23 jam lalu
0
thumb
Pagi ini, BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem Siklon Tropis Saudel
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.