Mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat memanas. Ketegangan terjadi ketika pembahasan mengenai persoalan hukum berlangsung dan Sarwendah disebut sempat berdiri sambil menunjuk kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang.
Momen tersebut kemudian mendapat sorotan setelah Minola menceritakan situasi yang terjadi dalam ruang mediasi. Ia mengatakan dirinya maupun Ruben Onsu hanya menyampaikan pendapat ketika diberikan kesempatan untuk berbicara.
"Nggak ada perdebatan, Ruben hanya berbicara saat diberikan kesempatan untuk berbicara. Saya juga seperti itu," kata Minola kepada awak media setelah mediasi berlangsung, dikutip Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Dituduh Marah-marah oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Yang Terjadi Adalah...
Menurut Minola, ketegangan bermula ketika dirinya mendapat giliran menyampaikan pandangan terkait kesepakatan dalam Akta 39. Namun, di tengah pembicaraan tersebut, Sarwendah disebut tiba-tiba berdiri dan menunjuk dirinya.
"Tapi ketika kuasa hukumnya S berbicara, kemudian saya sudah waktunya menyampaikan pendapat. Maka saya menyampaikan pendapat saya terkait akta 39 itu," ujarnya.
Minola menyebut Sarwendah melontarkan pernyataan mengenai kondisi apabila dirinya memiliki anak perempuan. Situasi itu membuat Minola meminta Sarwendah untuk tidak mengintervensi pembicaraannya.
Baca Juga: Diincar Sejak 2025, Begini Asal-usul Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan
"Secara mendadak S bangkit langsung tuding-tuding saya 'Bapak, bayangkan kalau bapak punya anak perempuan..' saya bilang 'loh Anda tenang, Anda duduk, Anda tidak boleh mengintervensi saya berbicara, karena ini masih hak saya untuk berbicara, saya di sini berbicara tentang hukum'," ungkap Minola.
Ia menilai pernyataan tersebut justru membawa pembahasan ke ranah perasaan, padahal menurutnya persoalan yang sedang dibahas dalam mediasi berkaitan dengan hukum.
"Dia sendiri yang bilang ini tentang hukum bukan tentang perasaan tapi tadi dia ngomong 'bayangkan bagaimana perasaan...'. Lalu saya bilang 'kamu duduk' kemudian dia duduk," sambung Minola.
Ketegangan tersebut membuat Minola kemudian menyampaikan pesan kepada Sarwendah mengenai pentingnya memberi ruang bagi setiap pihak untuk menyampaikan pendapat. Ia menilai komunikasi dalam proses mediasi tidak seharusnya hanya berpusat pada satu pihak.
"Kita harus belajar untuk mendengar juga, jangan hanya ingin didengar. Ini yang terjadi, mungkin kebiasaan dia didengar terus oleh Ruben, jadi akhirnya kebawa-bawa sampai hari ini," terang Minola.






Komentar (0)