Komisi V DPR RI menyoroti insiden dua orang tertemper kereta rel listrik (KRL) di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), dan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Komisi V DPR akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengevaluasi maraknya kecelakaan di perlintasan sebidang.
"Pasti akan kami panggil lagi (Kemenhub dan KAI), waktu akan dikabari," kata Ketua Komisi V DPR Lasarus kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).
Lasarus mengatakan persoalan perlintasan sebidang, perlu segera ditangani. Hal itu, kata dia, agar kecelakaan serupa tak terus berulang terjadi.
"Selama semua perlintasan sebidang baik yang resmi maupun yang tidak resmi belum ditangani, kejadian sepeti ini akan terus berulang, maut mengintai setiap saat di perlintasan sebidang," ujarnya.
Lasarus pun meminta pemerintah segera menyelesaikan persoalan perlintasan sebidang. Dia berharap kasus serupa tak terjadi lagi.
"Komisi V mendorong agar pemerintah segera menyelesaikan perlintasan sebidang d seluruh Indonesia," tuturnya.
Sebelumnya, dua orang tertemper KRL itu ialah seorang pelajar dan pria lanjut usia (lansia). Dua peristiwa itu juga terjadi pada waktu yang relatif sama, yakni pukul 06.30 WIB. Sebagai informasi, kecelakaan tersebut terjadi di 2 lintas yang berbeda, yakni Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang.
Insiden temperan KRL di Kalideres mengakibatkan siswa SMA berinisal DK (18) tewas. Korban tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper, Jakarta Barat (Jakbar).
Polisi menyebutkan korban membonceng ayahnya saat motor yang dikendarainya tertemper. Saat itu korban hendak berangkat sekolah.
Sementara insiden temperan KRL di Tebet mengakibatkan tewasnya seorang pria lansia yang merupakan warga sekitar. Polisi telah mengecek lokasi kecelakaan di jalur KRL rute Bogor-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan Kebon Baru RT 06 RW 06, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jaksel.
"Korbanya seorang laki-laki diketahui bernama Ishak, usia 80 tahun," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi, Kamis (20/8).
(amw/zap)






Komentar (0)