Kapolda Papua Tengah ajak kolaborasi kelola kawasan Carstensz

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Timika (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah Brigadir Jenderal Polisi Jeremias Rontini mengajak pemerintah daerah, masyarakat adat, dan pihak swasta berkolaborasi mengelola kawasan Puncak Carstensz sebagai destinasi pariwisata.

Brigjen Pol Jeremias Rontini dalam keterangannya di Timika, Kamis mengatakan kolaborasi bersama menjadi sangat penting guna mendorong wilayah itu menjadi kawasan wisata yang aman, profesional, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Ini sebuah kebanggaan bagi saya pribadi karena ini kali kedua. Tahun 2013 lalu saya lakukan hal yang sama sebagai Kapolres Mimika saat itu," kata Jeremias.

Ajakan itu disampaikannya setelah memimpin pengibaran Bendera Merah Putih di ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Puncak Carstensz, Papua Tengah, Kamis.

Menurut dia, pengibaran Merah Putih di puncak tertinggi di Asia Tenggara tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Papua Tengah.

Dia menyatakan pengelolaan kawasan Carstensz membutuhkan kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan pemerintah kabupaten di sekitar kawasan tersebut, termasuk Kabupaten Mimika, Intan Jaya, Puncak, Paniai, dan Deiyai.

"Mari kita kolaborasi untuk mengelola kawasan pariwisata ini menjadi kawasan yang menghasilkan bagi masyarakat Provinsi Papua Tengah," ajaknya.

Jeremias berharap pengelolaan dilakukan secara profesional sehingga kawasan Carstensz dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik bagi Provinsi Papua Tengah maupun kabupaten-kabupaten yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Selain aspek ekonomi, Jeremias menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan habitat asli tumbuhan di kawasan pegunungan tersebut.

"Kita sama-sama menjaga kawasan ini, lingkungan ini, khususnya dari sisi bagaimana kita kembalikan habitat, habitat asli tumbuhan yang ada di sekitar sini," ungkap dia.

Menurut Jeremias, keindahan alam Carstensz, bentang batuan, serta keberadaan masyarakat dengan budaya dan pakaian tradisional menjadi daya tarik tersendiri yang dapat dikembangkan sebagai potensi wisata.

Karena itu, pemerintah, pihak swasta, masyarakat adat, dan masyarakat setempat menurutnya wajib untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian kawasan.

"Mari sama-sama kita jaga lingkungan ini. Kita jaga kawasan ini sama-sama, jaga kebersihannya, jaga habitat yang hidup di atas tanah ini sehingga bisa sama-sama memberikan kontribusi bagi lingkungan, bagi masyarakat, dan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Jeremias juga berharap kawasan Carstensz dapat menjadi destinasi yang aman dan kondusif bagi wisatawan sehingga pengembangannya mampu memberikan manfaat terutama bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai daerah yang paling dekat dengan kawasan tersebut.

Baca juga: Freeport bersihkan 600 kilogram sampah di jalur pendakian Carstensz

​​​​​​​Baca juga: Mengenal Gunung Cartenz Pyramid: Puncak impian para pendaki dunia

Baca juga: Puncak Carstensz mencair, RI dorong aksi global pelestarian gletser




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa Wakil Rektor Unsoed di Polresta Banyumas
• 11 jam lalu
0
thumb
1.378 Satuan Pendidikan Terdampak Gempa NTT
• 15 jam lalu
0
thumb
Utang AS Sentuh USD 40 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
• 21 jam lalu
0
thumb
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup
• 8 jam lalu
0
thumb
Tanggung Penuh Biaya Kuliah Maba Unpad Keisha, Dedi Mulyadi: Tetap Semangat, Harus Punya Mental Baja
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.