DPR Minta Kementerian Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A. Razak meminta pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di sejumlah wilayah Kalimantan yang memasuki periode rawan kebakaran pada musim kemarau 2026.

Hanan menilai penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara sektoral.

BACA JUGA: Polisi dan Perusahaan Bersinergi Padamkan Karhutla di Lahan PT PAR OKI

"Kolaborasi dengan masyarakat Kelompok Tani Hutan (KTH), Brigade Manggala Agni, dan perusahaan-perusahaan yaang punya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) perlu dikoordinasikan dan diikutsertakan dalam atasi Karhutla," ujar Hanan A Razak dalam keterangan tertulis pada Kamis (20/8/2026).

Politkus Partai Golkar ini mengatakan pemerintah perlu memastikan seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta aparat terkait memiliki langkah yang terintegrasi, mulai dari pencegahan hingga penanganan ketika kebakaran terjadi.

BACA JUGA: SAKA Genjot Eksplorasi WK Pekawai, Bidik Cadangan Migas Baru di Kalimantan Timur

Hanan juga meminta pemerintah memperkuat peran koordinasi dalam menghadapi dampak El Nino yang berpotensi meningkatkan kekeringan dan risiko karhutla.

"Data mengenai wilayah rawan, ketersediaan sumber air, hingga potensi dampak kebakaran perlu dihimpun secara terpadu agar respons pemerintah lebih cepat dan tepat sasaran", kata Hanan dalam rilisnya.

BACA JUGA: Dari Kelas ke Medan Karhutla, Kisah Lessy Melawan Api

Dorongan tersebut menjadi penting mengingat sejumlah wilayah Kalimantan telah terjadi kebakaran yang dapat meluas bila tidak segera diatasi dalam unit kerja yang terkoordinasi dengan baik.

Tercatat data terbaru Pada Rabu (19/8/2026), Kondisi udara di Kota Palangka Raya memburuk drastis, bahkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) terpantau mencapai 487 dan masuk kategori berbahaya. Pekatnya asap juga berdampak langsung terhadap jarak pandang. Visibilitas di sejumlah wilayah dilaporkan hanya sekitar 1,4 kilometer.

Situasi tersebut tak lepas dari tingginya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Data yang sama mencatat sebanyak 1.795 titik panas terdeteksi di wilayah Kalteng.

"Kami meminta meminta agar kementerian Kehutanan segara turun tangan dan melakukan kordinasi lintas sektor, dan menrjunkan personil guna mencegah kebakaran hutan yang lebih luas" Kata Hanan.

Hanan mengingatkan kesiapsiagaan lintas sektor diperlukan untuk menghadapi potensi dampak El Nino, termasuk kekeringan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Dia meminta untuk dilakukan deteksi dini dan respons cepat apabila ditemukan titik api baru dari kawasan-kawasan rentan kebakaran.

Hanan A Razak berharap koordinasi antarkementerian dan lembaga tidak berhenti pada rapat atau pembentukan posko, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

Dia menilai penguatan pencegahan, kesiapan personel dan peralatan, pengelolaan lahan gambut, pemantauan hotspot, serta respons cepat menjadi kunci agar karhutla tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Dengan potensi kemarau yang lebih kering dan ancaman El Nino, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha dan masyarakat menjadi semakin penting untuk menekan risiko karhutla di Kalimantan.(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Melonjak 2 Persen, Trump Ancam Negara Pendukung Iran
• 8 jam lalu
0
thumb
Duduk Perkara Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
• 9 jam lalu
0
thumb
Komisi V Usul Bentuk Lembaga ‘Superbody’ Otoritas Tunggal Tangani Bencana
• 22 jam lalu
0
thumb
Jarak Pandang Terbatas! Kabut Asap Banjarbaru Tutup Jalan, Minibus Tabrak Truk | KOMPAS PAGI
• 4 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.