Pantau - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meski saat ini tengah meminta keterangan terhadap sejumlah pihak sebagai tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan KPK untuk merespons informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai kabar adanya peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor.
KPK Pastikan Kabar OTT Tidak BenarJuru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan informasi mengenai adanya OTT KPK di Kabupaten Bogor tersebut tidak benar.
"Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar," kata Budi.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Bogor.
KPK melalui juru bicaranya kemudian meluruskan kabar tersebut dengan menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan bukan OTT.
Sejumlah Pihak Dimintai KeteranganMeskipun membantah adanya OTT, KPK membenarkan sedang melakukan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak.
Permintaan keterangan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan pengaduan masyarakat yang diterima KPK.
KPK belum mengungkapkan secara terperinci identitas pihak-pihak yang dimintai keterangan maupun substansi laporan pengaduan masyarakat tersebut.
"Untuk saat ini, secara detail belum dapat kami sampaikan. Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan," kata Budi.





Komentar (0)