Beli Mobil Bekas Kini Tak Cukup Cuma Test Drive

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Membeli mobil bekas sering kali dimulai dengan melihat kondisi bodi, memeriksa mesin, lalu mencoba kendaraan melalui test drive. Namun, pengalaman singkat di balik kemudi belum tentu bisa mengungkap seluruh kondisi mobil yang akan digunakan dalam jangka panjang.

Masalah baru bisa muncul setelah kendaraan dibawa pulang, mulai dari gangguan mesin dan transmisi hingga komponen lain yang membutuhkan biaya perbaikan. Karena itu, pembeli mobil bekas kini tidak hanya mempertimbangkan harga dan tahun pembuatan, tetapi juga mencari kepastian mengenai kondisi kendaraan serta perlindungan setelah transaksi.

Baca Juga :
Ini Mobil yang Paling Laris di Bursa Tukar Tambah GIIAS 2026
Pernah Kecelakaan 2 Kali, Mobil Bekas Ini Dijual Sangat Mahal

Test drive tetap menjadi salah satu tahapan penting karena pembeli bisa merasakan langsung performa mobil. Meski begitu, waktu penggunaan yang terbatas membuat sejumlah komponen dan riwayat kendaraan tidak selalu mudah diketahui hanya dengan mengendarainya beberapa menit.

Riwayat kecelakaan besar, bekas banjir, keaslian dokumen, hingga kemungkinan manipulasi odometer menjadi beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum membeli mobil bekas. Di sinilah proses inspeksi yang lebih menyeluruh dapat membantu pembeli mendapatkan gambaran kondisi kendaraan sebelum mengambil keputusan.

Perlindungan setelah pembelian juga mulai menjadi pertimbangan lain. Garansi dapat memberikan rasa aman ketika ditemukan masalah pada komponen tertentu, terutama karena biaya perbaikan mobil bisa menjadi pengeluaran tambahan yang tidak diperhitungkan saat pertama kali membeli.

Salah satu layanan yang menawarkan skema tersebut adalah Caroline.id. Setiap mobil yang dipasarkan disebut telah melalui inspeksi pada 150 titik, dengan informasi mengenai kondisi kendaraan serta jaminan terkait kecelakaan besar, banjir, keaslian dokumen, dan manipulasi odometer.

Selain itu, tersedia Garansi 7G+ selama satu tahun yang mencakup mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, penggerak, dan sistem kemudi. Ada pula Garansi Siap Pakai dengan penggantian oli dan filter oli, serta kebijakan buyback lima hari apabila unit yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan, sesuai syarat dan ketentuan.

CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, mengatakan pembeli mobil bekas membutuhkan informasi yang lebih jelas mengenai kendaraan yang akan dipilih. Menurutnya, proses transaksi tidak seharusnya membuat konsumen merasa membeli sesuatu tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.

Baca Juga :
Terpopuler: SUV Listrik BYD Tembus 210 Km/Jam, Honda Super One Jadi Ujian, hingga Mobil Bekas Bergaransi
Mobil Bekas Tak Lagi Identik dengan Beli dan Berdoa, Ada Garansi 5 Tahun
Mobil Bekas Bisa Dijual Meski Masih Kredit, Begini Prosesnya

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gibran: Tak Boleh Ada Satu pun Warga Terdampak Gempa Luput dari Bantuan
• 12 jam lalu
0
thumb
Korban Gempa di Reok NTT Masih Kesulitan Air Bersih, Bantuan Belum Cukupi Kebutuhan | SAPA MALAM
• 9 jam lalu
0
thumb
Airlangga Bantah Plastik RI dari China: Kita Punya Chandra Asri-Lotte
• 12 jam lalu
0
thumb
Kondisi Terkini Stasiun Manggarai Usai Padat Akibat Gangguan KRL
• 19 jam lalu
0
thumb
5 Fakta Bareskrim Bongkar WN China Tipu Perusahaan AS Rp 6,2 M
• 32 menit lalu
0
Berhasil disimpan.