Kemenkes Pastikan Stok Obat Bagi Korban Gempa NTT Aman Hingga 5 Hari ke Depan

narasi.tv
10 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pasokan obat-obatan bagi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga lima hari ke depan. Hal ini merupakan hasil monitoring ketat dan upaya penyaluran bantuan obat-obatan secara intensif oleh pemerintah pusat.

"Pemerintah terus mengirimkan bantuan obat-obatan, dan dapat kami laporkan pada saat ini, untuk lima hari ke depan semua obat masih terjamin. Kami siap memobilisasi dari pusat kebutuhan-kebutuhan obat di daerah terdampak," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kemenkes Sumarjaya dalam konferensi pers bersama BNPB pada Rabu (19/8/2026).   

Kementerian terus melakukan pengiriman obat-obatan dari pusat ke wilayah terdampak secara berkala guna menjamin ketersediaan stok medis yang dibutuhkan. Tak hanya itu, Kemenkes juga mendirikan klaster kesehatan yang ditunjuk di dinas kesehatan pada delapan kabupaten/kota, serta Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

"Kami juga mendata terlebih dahulu berapa jumlah korban, luka berat berapa, titik pengungsian di mana dalam rangka memberikan pelayanan optimal pada masyarakat," ujar Sumarjaya dikutip dari Antara.

Pemerintah menegaskan kesiapan untuk memobilisasi suplai obat dari pusat secepat mungkin jika terjadi kekurangan di lapangan. Jaminan ini penting mengingat kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dan efektif terhadap kebutuhan medis penyintas gempa.

Selain itu, Kemenkes bekerja sama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk mengidentifikasi fasilitas kesehatan seperti puskesmas yang mengalami dampak parah dan sulit dijangkau akibat kondisi geografis maupun kerusakan infrastruktur. Contohnya adalah Puskesmas di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai, serta Puskesmas Dampek di Manggarai Timur. Kerjasama ini sangat penting demi menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang membutuhkan pelayanan medis segera.

"Daerah di kedua puskesmas ini sangat sulit, oleh karena itu, kami mengirimkan tenaga medis darurat atau emergency medical team (EMT) untuk memberikan layanan di sana dan mengevakuasi masyarakat yang memang perlu dirujuk di rumah sakit," tuturnya. 

Kondisi dan Respon Penanggulangan Bencana

Berdasarkan data terkini yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal akibat gempa di NTT tercatat sebanyak 71 jiwa selama periode 15 sampai 19 Agustus 2026. Penambahan korban meninggal tercatat sebanyak satu orang pada tanggal 19 Agustus, menunjukkan masih berlangsungnya proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

Pemerintah mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, terutama mereka yang saat ini berada di lokasi pengungsian maupun daerah terdampak lainnya.

Distribusi bantuan logistik juga terus diintensifkan untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi oleh para penyintas. Sampai tanggal 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, bantuan logistik melalui jalur udara telah mencapai jumlah 165 ton, sedangkan total barang bantuan yang sudah didistribusikan sejak awal gempa hingga 18 Agustus mencapai 398 ton. Meskipun demikian, moda utama pengiriman masih mengandalkan transportasi darat untuk menjangkau berbagai titik secara lebih menyeluruh.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat korban gempa untuk tetap tenang dan percaya bahwa penyelenggara negara akan memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa tanggap darurat ini. Imbauan tersebut penting untuk menjaga stabilitas psikologis penyintas dan membantu proses pemulihan yang lebih cepat serta terarah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Temuan Korsel Bikin Klaim Trump soal Nuklir Korut Meleset
• 6 jam lalu
0
thumb
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, 31 Agustus - 6 September 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Berhasil Dievakuasi, Lansia Korban Gempa NTT Diterbangkan ke RSUD Labuan Bajo
• 16 jam lalu
0
thumb
Ternyata Ini Dugaan Alasan Eza Gionino Melakukan Penganiayaan ke Elryan Carlen
• 15 jam lalu
0
thumb
[FULL] Perdana! Destry Pimpin RDG, Umumkan BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.