BPBD Jawa Barat Kerahkan 20 Personel untuk Bantu Penanganan Korban Gempa di NTT

pantau.com
48 menit lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memberangkatkan 20 personel ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu penanganan masyarakat terdampak gempa bumi dan memastikan bantuan dari masyarakat Jawa Barat dapat disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun mengatakan pemberangkatan personel tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Jawa Barat.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur Jawa Barat, kami bergerak lebih awal dengan memberangkatkan personel untuk memastikan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Teten di Bandung, Kamis.

Tim Lakukan Asesmen dan Petakan Kebutuhan

Tim BPBD Jawa Barat yang diberangkatkan akan terlebih dahulu melakukan asesmen terhadap kondisi wilayah terdampak gempa di NTT.

Selain melakukan asesmen, tim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat guna mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi wilayah terdampak.

Koordinasi tersebut juga dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas masyarakat yang terkena dampak bencana.

"Tim akan melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat, sehingga bantuan dari masyarakat Jawa Barat nantinya benar-benar dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat kebutuhan, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Teten.

Teten menekankan pengiriman bantuan kemanusiaan dalam situasi bencana tidak hanya membutuhkan kecepatan, tetapi juga perencanaan dan koordinasi yang baik.

Perencanaan tersebut diperlukan agar barang maupun dukungan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lokasi bencana.

Setelah tiba di NTT, tim dari Jawa Barat akan berkoordinasi dengan BPBD setempat, pemerintah daerah, dan berbagai unsur lain yang terlibat dalam penanganan darurat bencana.

Koordinasi akan mencakup pemetaan berbagai kebutuhan masyarakat yang terkena dampak gempa.

Tim juga akan menentukan lokasi yang dapat digunakan untuk menerima dan menyimpan bantuan kemanusiaan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Selain itu, tim akan mempersiapkan mekanisme pendistribusian bantuan menuju berbagai wilayah terdampak.

Hasil Asesmen Jadi Dasar Penyaluran Bantuan

Hasil asesmen tim nantinya digunakan sebagai dasar penyusunan rencana operasi penyaluran bantuan yang berasal dari Jawa Barat.

"Hasil asesmen tim selanjutnya menjadi dasar penyusunan rencana operasi penyaluran bantuan dari Jawa Barat agar distribusi dapat berlangsung cepat, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan,” kata Teten.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, BPBD Jawa Barat turut melibatkan relawan Wanadri sebagai bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan unsur masyarakat.

BPBD Jawa Barat juga akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak gempa di NTT serta mempertahankan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Koordinasi berkelanjutan dilakukan untuk menyesuaikan bantuan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan memastikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Jawa Barat dapat disalurkan secara efektif, tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan menjangkau masyarakat terdampak yang paling membutuhkan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
10 Kota Workcation Terbaik Dunia 2026, Bangkok Nomor 1
• 7 jam lalu
0
thumb
Komisi II Tunggu ‘Output’ soal RUU Pemilu dari Pertemuan Sekjen Parpol
• 6 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi, Kerugian Negara Berpotensi Rp1,03 Triliun
• 13 jam lalu
0
thumb
Aksi Camat di Purworejo Tangkap King Cobra yang Masuk Rumah Warga
• 8 jam lalu
0
thumb
Pertama Kali, Perempuan Ikut Kompetisi Al-Quran King Abdulaziz di Makkah
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.