Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Total bantuan yang dikirim Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencapai Rp 5.853.728.500 atau sekitar Rp 5,8 miliar.
Pramono mengatakan bantuan tersebut dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN), perangkat daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), serta Baznas Bazis DKI Jakarta.
Advertisement
“Dari hasil pengumpulan yang dilakukan oleh ASN, perangkat daerah, kemudian BUMD, Baznas Bazis DKI Jakarta, terkumpul Rp 5,85 miliar, Rp 5.853.728.500 rupiah atau tepatnya adalah Rp 5,8 miliar,” kata Pramono saat melepas bantuan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurut Pramono, nilai bantuan tersebut cukup besar jika seluruhnya dikonversi menjadi barang atau in natura. Karena itu, pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur udara dan laut.
“Dan tadi saya sambil menyampaikan ke Bu Evi, ternyata Rp 5,8 miliar kalau dikirimkan dalam bentuk bukan uang, in natura seperti tadi barang, jumlahnya ataupun volumenya cukup besar,” ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pangan dan non-pangan, obat-obatan, air bersih, hingga uang tunai.
Bantuan pangan terdiri atas makanan siap saji, biskuit, dan air mineral. Adapun bantuan non-pangan meliputi kasur lipat, bantal, selimut, family kit, kids wear, terpal, dan karung.
Dinas Sosial DKI Jakarta turut mengirimkan air mineral serta paket makanan untuk anak. Bantuan non-pangan dari dinas tersebut berupa terpal atau tenda gulung.





Komentar (0)