Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang pengendara terganggu hingga diduga menjadi salah satu faktor kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Banjar Iptu Agung mengatakan, salah satu kecelakaan terjadi pada Rabu (19/8) pagi. Kecelakaan melibatkan truk pengangkut kendaraan roda dua dan truk fuso di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
"Salah satu faktor penyebab, iya, kabut asap yang lumayan tebal pada pagi. Namun, kita masih mendalami, tidak menutup kemungkinan ada faktor lainnya penyebab tabrakan ini," kata Iptu Agung saat dikonfirmasi melalui telepon.
Sopir truk pengangkut kendaraan roda dua diketahui bernama Aliansyah (58), warga Jalan Sukamaju, Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru. Sementara sopir truk fuso bernama Muhammad Rahul (25), warga Pantai Harapan, Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
"Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Agung Kota Banjarbaru. Aliansyah mengalami luka lecet di bagian tangan, sedangkan Muhammad Rahul mengalami luka di bagian kaki," kata Agung.
Iptu Agung menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga belum menemukan saksi mata yang melihat langsung kejadian.
"Tindakan yang kita lakukan, yang pertama tentu menyelamatkan sopir dengan melakukan evakuasi ke rumah sakit. Kedua, kami melakukan evakuasi terhadap kendaraan agar lalu lintas kembali lancar," ungkapnya.
Ia menambahkan, kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan di kawasan itu selama sekitar satu jam.
"Saat ini semuanya sudah berjalan lancar. Truk yang terlibat tabrakan kita keluarkan dari badan jalan," tutupnya.






Komentar (0)