Persebaya TC di Thailand, Tavares Ingin Bangun Kekompakan seperti Keluarga

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Persebaya Surabaya memanfaatkan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Thailand untuk membangun kekompakan skuad menjelang Super League 2026/2027.

Bernardo Tavares nakhoda Bajul Ijo ingin para pemain memiliki hubungan yang lebih kuat dan mampu saling mendukung ketika menghadapi situasi sulit sepanjang kompetisi.

Francisco Rivera dan kawan-kawan berangkat ke Thailand pada Selasa (18/8/2026) dan dijadwalkan kembali ke Surabaya pada Kamis (27/8/2026). TC tersebut menjadi bagian dari tahap akhir persiapan Persebaya setelah menjalani rangkaian preseason sejak awal Juli.

Selama preseason, Persebaya telah memainkan tujuh pertandingan, termasuk lima laga Piala Presiden yang berujung pada keberhasilan Bajul Ijo menjadi juara.

Berbagai catatan dari rangkaian pertandingan selama sekitar satu bulan tersebut kini menjadi bahan evaluasi tim. Tavares ingin seluruh kekurangan yang ditemukan selama preseason diperbaiki melalui program TC di Thailand.

“Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,” kata Tavares.

Namun, TC di Thailand tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan aspek teknis dan fisik. Tavares melihat kesempatan berkumpul dalam satu lingkungan selama hampir 24 jam sebagai momentum untuk membangun ikatan yang lebih kuat antarpemain.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, rutinitas di Indonesia membuat pemain umumnya hanya bertemu ketika latihan atau pertandingan. Situasi berbeda terjadi selama TC karena seluruh anggota tim lebih banyak menghabiskan waktu bersama.

“Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun,” ujar Tavares.

Tavares menilai kekompakan menjadi modal penting bagi Persebaya untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Menurutnya, tim akan menghadapi berbagai situasi selama musim berjalan, termasuk periode sulit yang membutuhkan dukungan dari seluruh anggota skuad.

“Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,” tuturnya.

Selain membangun hubungan antarpemain, pemilihan Thailand sebagai lokasi TC juga diharapkan memberikan pengalaman baru bagi skuad Persebaya. Lingkungan, lawan, dan suasana latihan yang berbeda dari Surabaya dinilai dapat memberikan stimulus positif bagi perkembangan tim.

“Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini,” kata Tavares.

Aspek mentalitas juga menjadi perhatian pelatih berusia 46 tahun tersebut. Tavares ingin setiap pemain tidak hanya memahami tugas dan perannya masing-masing, tetapi juga memiliki kemauan untuk memberikan kontribusi lebih bagi tim.

“Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik,” jelasnya. (saf/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ke Koto Rawang, Andre Rosiade Pastikan 3 Jembatan Gantung di Pessel Rampung
• 2 jam lalu
0
thumb
Ditjen Pengendalian PHU Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim: Lindungi Jemaah
• 2 jam lalu
0
thumb
Pemda DIY Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Tangani Korban Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
• 18 jam lalu
0
thumb
Komisi II Sebut RUU Pemilu Tak Perlu Diburu-buru: Tahapan Baru Juni 2027
• 4 jam lalu
0
thumb
GIIAS Surabaya 2026 Membesar, Pasar Otomotif Jatim Terus Dibidik
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.