Senator Rusia Soroti Persamaan dengan RI: Ragam Etnis dan Jaga Tradisi Islam

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Senator Rusia Ilyas Magomed-Salamovich Umakhanov menyoroti ada banyak persamaan antara Rusia dan Indonesia. Menurutnya, kedua negara sama-sama menjunjung nilai-nilai agama, tradisi, serta kehidupan masyarakat yang beragam.

Hal itu disampaikan Ilyas saat bertemu Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Sultan dan delegasi DPD RI ke Rusia sebelumnya.

“Pertama-tama izinkan saya, mengucapkan terima kasih setulus-tulusnya kepada bapak ketua DPD atas undangan berkunjung ke Indonesia hari ini,” kata Ilyas.

“Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang sangat bersukses dan produktif, dari bapak ketua dan delegasinya ke Federasi Rusia pada bulan April. Dan pada bulan April kami telah menandatangani memorandum saling pengertian yang terbaru antara DPD dan Dewan Federasi Federasi Rusia,” sambungnya.

Menurut Ilyas, MoU tersebut mencakup berbagai bidang kerja sama antara Indonesia dan Rusia.

“Memorandum tersebut tercantum banyak profesi mengenai kerja sama antara Rusia dan Indonesia di berbagai bidang,” ujarnya.

Ilyas kemudian menyoroti karakteristik Rusia sebagai negara yang memiliki masyarakat dengan latar belakang etnis dan agama yang beragam. Dia mengatakan keberagaman tersebut hidup berdampingan dalam satu kesatuan.

“Saya yakin bahwa semua tahu bahwa Rusia ialah negara yang multinasional dan multiagama. Dan di Rusia ada banyak ethnicity yang besar dan kecil. Mereka semua tinggal bersama sebagai satu keluarga,” kata Ilyas.

Dia menyebut terdapat sekitar 190 entitas atau kelompok etnis di Rusia, baik kelompok besar maupun kecil. Ilyas juga menekankan besarnya jumlah masyarakat Muslim di Rusia.

“Kami ada kira-kira 190 entitas yang besar dan kecil dan juga di Rusia ada 20 juta orang Muslim. Dan kami sangat menghormati nilai-nilai dan tradisi agama Islam di Rusia,” katanya.

“Jadi kami sangat mendukung harmoni antar agama,” sambungnya.

Atas dasar itu, Ilyas mengatakan dirinya juga ingin bertemu dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf. Pertemuan tersebut dinilai penting untuk memperkuat komunikasi terkait nilai-nilai keagamaan dan kerja sama kedua negara.

“Dan tentu saja karena itu, saya sangat berminat untuk bertemu dan berkunjung kepada Bapak Menteri Agama dan Menteri Umrah dan Haji,” katanya.

Ilyas juga menyinggung perhatian Rusia terhadap nilai-nilai tradisional. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu titik persamaan antara Rusia dan Indonesia.

“Kami sangat di Rusia kami sangat memperhatikan nilai-nilai tradisional. Dan presiden baik Presiden Federasi Rusia maupun Presiden Republik Indonesia sangat memprioritaskan nilai-nilai, tradisional, nilai-nilai agama,” tuturnya.

“Dan karena itu kami ada banyak persamaan,” pungkas dia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ini Fitur-Fitur di Chery Q untuk Menunjang Aktivitas Sehari-hari
• 4 jam lalu
0
thumb
Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Medan-Binjai-Deliserdang
• 23 jam lalu
0
thumb
Berjibaku Padamkan Karhutla Kotim, Relawan Pingsan Dikepung Asap Tebal
• 6 jam lalu
0
thumb
Jebakan Listrik Fosil Bayangi Target Penurunan Emisi dan PLTS 100 GW
• 1 jam lalu
0
thumb
China Tahan Suku Bunga Pinjaman Acuan 15 Bulan Beruntun
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.