Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Pelemahan Dolar Imbas Buyback Obligasi

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Kamis (20/8/2026), menjadi Rp17.810 per dolar AS.

Lukman Leong analis mata uang Doo Financial menerangkan, penguatan nilai rupiah seiring pelemahan dolar AS akibat buyback obligasi.

“Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang,” kata Lukman, melansir Antara.

Penguatan rupiah juga terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (19/8/2026) kemarin.

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Kamis.(ant/kir/faz)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AHY Ingatkan Kader Demokrat Jaga Damai dan Kawal Rehabilitasi Pascabencana Aceh
• 15 jam lalu
0
thumb
Pedas Menggigit, Ayam Wingstop Berlumur Sambal Cabai Asli
• 7 jam lalu
0
thumb
Kemlu Soal Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT: Maksimalkan Kapasitas Dalam Negeri
• 39 menit lalu
0
thumb
QRIS Tumbuh 82,42 Persen, BI Tegaskan Uang Tunai dan Digital Saling Melengkapi
• 13 jam lalu
0
thumb
REI Padel Merdeka Catat Partisipasi Peserta Meningkat Drastis, Gelar Laga Sengit dan Semangat Kebersamaan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.