Hendak Tawuran, 2 Pemuda Bawa Celurit Diamankan Polisi di Lubang Buaya

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tim gabungan mengamankan dua orang pemuda yang hendak melakukan tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Dari keduanya, petugas menyita senjata tajam jenis celurit.

Kedua pemuda tersebut diamankan oleh petugas gabungan dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Petugas mengamankan keduanya saat melakukan patroli gabungan di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya, pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap dua orang pemuda yang saat itu sedang melintas di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, keduanya kedapatan membawa senjata celurit.

Sementara itu, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler. Beberapa pemuda melarikan diri saat hendak diamankan polisi.

Baca juga: Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota Bogor, 277 Botol Miras Ilegal Disita

Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto, mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan.

"Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat," ujar Kombes Henik.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurutnya, tawuran dan membawa senjata tajam bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.

"Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar Kombes Budi.

Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.

Baca juga: Ruko Sembako di Tangsel Kebakaran Akibat Korsleting, Kerugian Rp 1,2 M




(mea/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KSAD sebut belum berencana kirim Satgas Zeni tangani gempa di NTT
• 16 jam lalu
0
thumb
Kesaksian Warga Saat Gempa Mengguncang NTT: Kalau 20 Detik, Pasti Satu Flores Rata
• 10 jam lalu
0
thumb
Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai
• 17 jam lalu
0
thumb
BBCA Kucurkan Dividen Interim Rp3,07 Triliun Kuartal III-2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.