Saatnya Fasilitas Kesehatan Memimpin ESG

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

SEKTOR kesehatan selalu menempati posisi yang istimewa dalam kehidupan masyarakat.

Rumah sakit, puskesmas, klinik, dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas hidup manusia.

Di dalamnya tersimpan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kepercayaan publik yang tidak dimiliki banyak sektor lainnya.

Karena itu, masyarakat cenderung memandang fasilitas kesehatan sebagai institusi yang identik dengan keselamatan dan keberlanjutan hidup.

Namun, di balik peran mulia tersebut, terdapat sebuah paradoks yang sering luput dari perhatian.

Aktivitas pelayanan kesehatan juga menghasilkan berbagai jenis limbah yang berpotensi menimbulkan risiko serius bagi lingkungan.

Limbah infeksius, limbah farmasi, bahan kimia berbahaya, logam berat, hingga air limbah medis merupakan konsekuensi yang tidak terpisahkan dari operasional fasilitas kesehatan.

Regulasi nasional bahkan secara tegas mengategorikan sebagian besar limbah medis sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang memerlukan pengelolaan khusus karena berpotensi mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan hidup.

Persoalannya, berbagai temuan mengenai masih rendahnya kepatuhan pelaporan pengelolaan limbah B3 di sejumlah fasilitas kesehatan menunjukkan bahwa aspek lingkungan belum sepenuhnya menjadi perhatian strategis dalam tata kelola organisasi.

Di tengah meningkatnya jumlah fasilitas kesehatan dan volume limbah medis yang dihasilkan, pemerintah bahkan masih menghadapi tantangan dalam memperkuat kepatuhan pelaporan serta memastikan seluruh limbah dapat dipantau secara akuntabel.

Karena itu, digitalisasi pelaporan dan penguatan sistem pengawasan kini menjadi agenda penting dalam pengelolaan limbah medis nasional.

Baca juga: Rakyat Bukan Penyewa di Rumahnya Sendiri

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar.

Bagaimana mungkin institusi yang bertugas menjaga kesehatan masyarakat justru masih menghadapi persoalan dalam mengelola risiko lingkungan yang pada akhirnya dapat kembali mengancam kesehatan masyarakat itu sendiri?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan ketika isu keberlanjutan (sustainability) dan ESG (Environmental, Social, Governance) semakin mendapat perhatian global.

Dalam paradigma lama, pengelolaan limbah sering dipandang sebagai kewajiban administratif yang harus dipenuhi agar terhindar dari sanksi regulator.

Akan tetapi, dalam paradigma keberlanjutan, limbah tidak lagi sekadar persoalan operasional.

Limbah adalah indikator sejauh mana organisasi mampu mengelola dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Karena itu, persoalan pelaporan limbah B3 tidak seharusnya dibaca sebagai sekadar ketidakpatuhan administratif.

Realitas tersebut merupakan gejala yang lebih dalam tentang bagaimana sebuah organisasi memandang akuntabilitas lingkungan dalam sistem pengambilan keputusannya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ketika data limbah tidak tercatat dengan baik, tidak dilaporkan secara konsisten, atau tidak menjadi bagian dari proses pengawasan manajemen, maka yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan bukan hanya kualitas lingkungan, melainkan juga kredibilitas institusi itu sendiri.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penampakan Separator Busway di Pancoran Dicabut karena Proyek Trotoar
• 23 jam lalu
0
thumb
Badan Geologi Pastikan Kepulan Asap Gunung Raung Dipicu Kebakaran Lahan, Bukan Erupsi
• 5 jam lalu
0
thumb
Barcelona Bikin Arsenal Ketar-ketir, Viktor Gyokeres Jadi Alternatif Julian Alvarez
• 21 jam lalu
0
thumb
Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen Penting, Gratis
• 5 jam lalu
0
thumb
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Periksa Kesiapan 4 Perusahaan Cegah Karhutla
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.