Karnaval Pembangunan Klaten 2026 Meriah, 38 Kontingen Tampilkan Capaian Daerah

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Salah satu mobil hias berbentuk singa melintasi Jalan Pemuda dalam Karnaval Pembangunan Klaten 2026, Rabu (19/8/2026). (Sumber: KompasTV Klaten/ Nanik Hastuti)

KOMPAS.TV - Jalan Pemuda yang merupakan salah satu jalan protokol di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali dipadati ribuan warga yang antusias menyaksikan rangkaian perayaan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan HUT ke-81 Republik Indonesia. Setelah Karnaval Budaya yang digelar pada Selasa (18/8/2026), kemeriahan berlanjut dengan Karnaval Pembangunan pada Rabu (19/8/2026).

Karnaval Pembangunan dimulai pukul 13.00 WIB dengan mengangkat babak Mahakarya Kiwari, yang menggambarkan karya dan pembangunan Klaten masa kini. Babak ini menjadi kelanjutan dari Karnaval Budaya sebelumnya yang mengusung tema “Klaten Mandala Peradaban–Saka Sandyakala Tumuju Cahya.”

Sebanyak 38 kontingen turut menyemarakkan Karnaval Pembangunan Klaten 2026. Para peserta berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pihak swasta.

Mengikuti rute yang sama dengan Karnaval Budaya sehari sebelumnya, para peserta menyusuri Jalan Pemuda sejauh 1,5 kilometer. Rute karnaval dimulai dari Taman Lampion dan berakhir di panggung kehormatan yang berada di depan Rumah Dinas Bupati Klaten.

Karnaval dibuka oleh rombongan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menaiki mobil Volkswagen (VW) klasik beratap terbuka. Sepanjang perjalanan, ribuan warga tampak antusias menyambut rombongan, sementara Hamenang membalas sapaan dengan melambaikan tangan kepada masyarakat.

Kemeriahan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Drumband Gita Dirgantara dari Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta. Atraksi yang energik dan atraktif berhasil menarik perhatian sekaligus menghibur warga yang memadati sepanjang rute karnaval.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyaksikan karnaval dengan tertib. Ia juga mengapresiasi kehadiran Drumband Gita Dirgantara yang membuka rangkaian Karnaval Pembangunan tahun ini.

“Antusias warga sangat luar biasa, terima kasih sudah menjadi penonton yang baik dan tertib. Karnaval kali ini juga sangat spesial karena dibuka oleh Drumband Gita Dirgantara, beserta kehadiran Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur AAU Yogyakarta,” kata Hamenang.

Baca Juga: Angkat Tema Jejak Mataram Kuno, 28 Kontingen Karnaval Budaya Ramaikan Jalan Pemuda Klaten

Menurut Hamenang, Karnaval Pembangunan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berbagai layanan pemerintah, serta arah pembangunan Kabupaten Klaten.

Capaian pembangunan daerah tidak hanya disampaikan melalui data statistik atau laporan administratif, tetapi juga dikemas dalam bentuk visual yang lebih menarik dan dekat dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, Karnaval Pembangunan berjalan dengan lancar sesuai tema yang kita usung, yaitu menghadirkan kejayaan Mataram Kuno yang dihubungkan dengan pembangunan Klaten saat ini,” ujarnya.

Mobil hias Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menampilkan replika ikan lele raksasa dalam Karnaval Pembangunan Klaten 2026. (Sumber: KompasTV Klaten/ Nanik Hastuti)

Para kontingen kemudian bergantian menampilkan atraksi dengan berbagai kendaraan hias. Rangkaian diawali oleh kontingen Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten, disusul Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten yang mengusung tema Bahtera Aspirasi. Sementara itu, kontingen Dinas Pendidikan menampilkan fragmen yang terinspirasi dari relief Candi Banyunibo.

Melalui kendaraan hias dan atraksi yang ditampilkan, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkenalkan capaian kinerja, program unggulan, serta kontribusinya terhadap pembangunan Kabupaten Klaten.

Salah satu yang menarik perhatian adalah kontingen Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten. Kontingen yang dipimpin Iwan Kurniawan tersebut menghadirkan mobil hias berupa replika ikan lele berukuran besar sebagai bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

“Fokus DKPP tahun ini temanya Gemarikan, yaitu Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Tahun lalu kita fokus pada sektor peternakan, tahun ini di sektor perikanan terutama lele dan nila,” jelas Iwan seusai penampilan.

Melalui Karnaval Pembangunan, DKPP juga mengajak masyarakat Klaten, khususnya anak-anak, untuk lebih rutin mengonsumsi ikan sebagai salah satu sumber protein.

“Ikan lele dan nila ini kandungan proteinnya tinggi, cocok sebagai bahan makanan pencegah stunting,” ujarnya.

Untuk semakin menyemarakkan kampanye tersebut, pegawai DKPP membagikan ratusan ekor ikan lele kepada warga yang menyaksikan karnaval.

“Wah, senang banget, tahu-tahu ada pembagian ikan lele. Selain bisa menyaksikan karnaval mobil hias, juga dapat ikan, nanti untuk lauk di rumah,” kata Santi, salah seorang warga.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Natalia-Frederica

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Karnaval
  • Klaten
  • Pembangunan daerah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TNI AD Kirim Kapal ke NTT, Angkut Ambulans, Truk, hingga BBM
• 21 jam lalu
0
thumb
Berhasil Dievakuasi, Lansia Korban Gempa NTT Diterbangkan ke RSUD Labuan Bajo
• 3 jam lalu
0
thumb
Video: PGE Percepat Ekspansi Geotermal, Target 1 GW pada 2028
• 5 jam lalu
0
thumb
Tiga Kontraktor Divonis Dua Tahun Penjara dalam Kasus Suap Fee Proyek Rejang Lebong
• 8 jam lalu
0
thumb
Anggaran Pertahanan di RAPBN 2027 Tembus Rp329,5 Triliun, Naik 10 Persen
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.