JAKARTA, KOMPAS.TV - Masyarakat yang ingin mengetahui data sosial ekonominya atau desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kini dapat melakukan pengecekan secara online melalui situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS).
Layanan tersebut dapat digunakan untuk mengecek data sekaligus melanjutkan proses pengecekan desil atau memperbarui informasi sosial ekonomi.
Pengecekan dilakukan melalui situs resmi https://dtsen-form.bps.go.id/.
Masyarakat cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, dan memasukkan kode verifikasi yang tersedia pada halaman layanan.
Cara Cek Desil DTSENBerikut langkah-langkah untuk mengecek desil DTSEN:
- Buka situs https://dtsen-form.bps.go.id/
- Pilih menu Lainnya
- Masukkan NIK pada kolom Nomor Induk Kependudukan
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang ditampilkan
- Klik tombol Cek Data
- Jika NIK ditemukan pada basis data DTSEN, Anda akan diminta memilih apakah melakukan pengecekan desil atau pembaruan data
- Pilih Cek Desil
- Masukkan tanggal lahir sesuai data kependudukan
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang ditampilkan
- Klik tombol Cek Data
Baca Juga: Cara Cek Pencairan Bansos PKH-BPNT Agustus 2026 di cekbansos.kemensos.go.id
Apa Itu Desil DTSEN?Merujuk pada laman Cek Bansos Kemensos, desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi. Data yang digunakan antara lain mencakup kondisi individu, perumahan, dan kepemilikan aset.
Dalam DTSEN terdapat 10 kelompok atau desil. Setiap desil mencakup 10 persen keluarga di Indonesia berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
- Desil 2-9: kelompok kesejahteraan pada tingkatan berikutnya.
- Desil 10: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Variabel yang digunakan dalam pengelompokan tersebut mencakup informasi seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi rumah dan daya listrik, serta kepemilikan aset.
Desil untuk Menentukan Sasaran BansosData desil digunakan sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran bantuan sosial (bansos). Keluarga yang berada pada desil 1-4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako.
Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Namun, posisi desil tidak otomatis berarti seseorang ditetapkan sebagai penerima bansos.
Baca Juga: Cara Cek Apakah NIK KTP Terdaftar Bansos PKH-BPNT Triwulan III 2026
Penetapan kelayakan dan status penerima bansos tetap menjadi kewenangan kementerian atau lembaga terkait.
Desil bersifat dinamis sehingga dapat berubah apabila kondisi sosial ekonomi keluarga berubah atau data yang tercatat tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Masyarakat yang merasa datanya belum sesuai, dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan dan Dinas Sosial.
Pembaruan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos dengan menyampaikan kondisi sesuai keadaan sebenarnya.
Jangan Keliru soal Pembaruan DataBPS menjelaskan, pembaruan informasi dalam DTSEN tidak otomatis mengubah status penerima bansos.
Penetapan penerima bansos tetap dilakukan kementerian atau lembaga sesuai kewenangannya.
Layanan DTSEN juga digunakan untuk memperbarui informasi kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- cara cek desil
- DTSEN
- cek desil BPS
- bansos
- cek bansos
- desil adalah






Komentar (0)