Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Per Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, tercatat sudah lebih dari tiga ribu gempa susulan.
"Total gempa bumi susulan 3.394 (kejadian)," tulis BMKG melalui akun resminya, Kamis, 20 Agustus 2026.
BMKG menyebutkan, kekuatan gempa susulan terbesar mencapai M 6,2, sedangkan yang terkecil berada di angka M 1,1.
"Magnitudo di atas 5 ada 26 kali, sedangkan gempa susulan yang dirasakan ada 99 kali," tambah BMKG.
Baca Juga :
BMKG Sebut Aktivitas Gempa Susulan di Flores Diperkirakan Meluruh dalam 3-4 MingguTim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere, NTT. (ANTARA)
berdasarkan Pusat Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hingga Selasa malam, 18 Agustus 2026, bencana tersebut telah merenggut nyawa 70 orang. Selain itu, dilaporkan sebanyak 230 orang mengalami luka berat dan 308 orang luka ringan.
Para korban merupakan warga dari enam kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Keenam wilayah tersebut mengalami guncangan gempa terbesar yang mencapai intensitas maksimum VII hingga VIII MMI pada 15 Agustus lalu.





Komentar (0)