Seorang pria bernama Niky Gilang Ramdhani menjadi korban penusukan di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Korban ditusuk usai menegur pengendara motor yang melaju secara ugal-ugalan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/8) pukul 23.30 WIB. Korban awalnya berboncengan sepeda motor dengan temannya untuk mencari makan. Saat tiba di sebuah tokoh dan berputar arah, ada satu unit motor yang melaju secara serampangan.
"Sesampainya di depan toko Ramai Manyaran korban berhenti dan mau putar arah dengan maksud mau membeli nasi goreng. Ketika saat mau berputar arah tiba-tiba dari arah selatan, melaju motor Vario warna hitam yang dikendarai dua orang melaju dengan kencang sehingga akan menabrak korban," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat AKP Suprapto dilansir detikJateng, Kamis (20/8/2026).
Gilang pun kaget sehingga menegur pemotor Vario. Pelaku tidak terima dan turun dari motor lalu menghampiri korban. Terduga pelaku yang merupakan pembonceng motor itu menusuk korban dengan sebilah pisau.
"Karena korban panik, korban sempat menegur pelaku dengan kata-kata, 'Mas yen numpak alon-alon ojo banter-banter' (kalau naik motor jangan banteng-banter'. Akan tetapi pembonceng motor Vario hitam tidak terima dan turun dari motor," tutur Suprapto.
"Kemudian berjalan ke arah korban sambil menusuk korban menggunakan sajam jenis pisau sehingga melukai korban di bagian perut bagian kiri dan punggung," lanjutnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas. Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi di lokasi.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/ygs)






Komentar (0)