Jakarta: Berdasarkan kalender Hijriah, 14 Agustus bertepatan dengan bulan Rabiul Awal, yang dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bulan ini menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal ibadah.
Rabiul Awal umumnya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Umat Islam juga dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak selawat, serta mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan ajaran Islam.
Salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah dengan memperbanyak doa. Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan pada bulan Maulid. Niat Bulan Maulid Umat Islam dapat meniatkan diri memasuki bulan Maulid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan iman dan takwa.
Berikut bacaan niat menghadiri Maulid:
Artinya: Aku niat menghadiri Maulid seperti niat orang-orang saleh. Niat mengagungkan bulan kelahiran Nabi SAW. Niat menambah iman, takwa, cinta, serta kedekatan kepada Allah, Rasulullah, dan orang-orang saleh.
Niat mengikuti Rasulullah secara lahir dan batin dalam perkataan, perbuatan, dan niat. Niat agar Allah memberikan rezeki kepada kita untuk dapat melihat wajah Nabi Muhammad SAW, baik dalam keadaan terjaga maupun dalam mimpi, di dunia, akhirat, dan alam barzakh, serta beliau ridha kepada kita. Dan dengan segala niat yang baik untuk memperoleh kebaikan, kelembutan, kesehatan, dan keselamatan.
Baca Juga :
7 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal, dari Kelahiran hingga Wafat Rasulullah SAWBerikut doa yang dapat dipanjatkan:
Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di penghujung bulan kami ini dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awal dengan kebaikan bagi negeri dan orang-orang di dalamnya, dijauhkan dari bahaya dan kerusakan, serta dihilangkan kesusahan umat Nabi Muhammad SAW, baik yang tersembunyi maupun yang tampak. Wahai Zat Yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan. Doa Ketika Melihat Bulan Baru Doa melihat hilal atau bulan baru diriwayatkan dari Thalhah bin ‘Ubaidillah RA. Ia menceritakan bahwa ketika Nabi Muhammad SAW melihat hilal, beliau membaca doa berikut:
Artinya: “Ya Allah, perlihatkanlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.” (HR at-Tirmidzi dan ad-Darimi)
Doa tersebut dapat diamalkan ketika melihat hilal atau memasuki bulan baru dalam kalender Hijriah. Karena Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriah, doa ini juga dapat diamalkan ketika memasuki bulan Rabiul Awal.
Dengan demikian, momentum bulan Maulid dapat diisi dengan memperbanyak doa, selawat, ibadah, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
(Yaumil Tianri Rahmi)





Komentar (0)