Jakarta: Partai Golkar melakukan rotasi alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR. Anggota DPR Fraksi Golkar Ade Ginandjar menyebut rotasi itu merupakan bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan efektivitas kerja kader di parlemen, serta mempercepat akselerasi program dan kebijakan yang diperjuangkan partainya.
“Penyegaran AKD merupakan langkah strategis. Dengan penempatan kader sesuai dengan kapasitas dan bidangnya, saya yakin kinerja Fraksi Partai Golkar di DPR RI akan semakin optimal dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” kata Ade dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat XI itu juga mengatakan setiap kader Partai Golkar harus siap ditempatkan di posisi mana pun sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat.
“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana setiap penugasan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Rotasi bukan soal siapa ditempatkan di mana, tetapi bagaimana setiap kader mampu memberikan kontribusi terbaik,” kata Ade.
Baca Juga :
Golkar Rotasi Pimpinan AKD DPR, Ketua Komisi X-XII BergantiTerlebih, kata dia, DPR memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah, penggunaan anggaran negara, serta program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Selain persoalan AKD, Ade mengapresiasi langkah nyata DPP Partai Golkar dalam membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan senilai Rp4 miliar. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bukti Partai Golkar tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ade menilai semangat tersebut sejalan dengan karakter Golkar sebagai partai yang memiliki sejarah panjang dalam pembangunan nasional dan terus berupaya hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Gedung DPR ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Ia berharap seluruh jajaran Partai Golkar dapat menerjemahkan arahan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dalam kerja nyata. Baik melalui tugas-tugas di parlemen, maupun kerja-kerja politik dan sosial di tengah masyarakat.
"Pesan ketua umum sangat jelas, kita harus bekerja, mengawal kebijakan, memastikan anggaran tepat sasaran, dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Ini yang harus menjadi semangat seluruh kader Partai Golkar di seluruh Indonesia," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam Forum Arahan Kemerdekaan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026. Forum tersebut diikuti seluruh pengurus pleno DPP Partai Golkar, anggota DPR Fraksi Partai Golkar, serta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Tingkat I se-Indonesia.
Ade menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran partai dalam menghadapi berbagai agenda kebangsaan dan pembangunan nasional.
"Ini menunjukkan bahwa Partai Golkar terus melakukan konsolidasi dan memastikan seluruh kader, baik di pusat maupun daerah, memiliki arah perjuangan yang sama untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Ade.





Komentar (0)