Grid.ID – Adu peran antara Adhisty Zara dan Devano Danendra dalam film terbaru mereka, Rumah Singgah, sukses mencuri perhatian publik. Memerankan sepasang pejuang kanker yang terlibat jalinan asmara, keduanya dinilai memiliki chemistry yang sangat kuat dan meyakinkan.
Ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026), Zara dan Devano pun blak-blakan mengenai rahasia di balik kekompakan mereka di depan kamera.
Sudah Berteman Lama
Salah satu faktor utama yang memudahkan keduanya membangun bonding adalah hubungan pertemanan yang sudah terjalin jauh sebelum proyek ini dimulai. Devano mengaku tidak sulit membangun rasa dengan Zara karena mereka sudah saling mengenal karakter masing-masing.
"Untungnya mungkin kami punya banyak kesamaan ya. Banyak kesamaan dan juga sebelumnya sudah kenal. Jadi secara bonding juga kita enggak begitu sulit," ujar Devano Danendra.
Zara menambahkan bahwa pengalaman bekerja sama di proyek sebelumnya juga menjadi modal besar.
"Kita pernah main bareng juga kan sebelumnya, terus memang berteman gitu," imbuh mantan personel JKT48 tersebut.
Proses Reading yang Intensif
Namun, kedekatan pribadi saja tidak cukup. Untuk film Rumah Singgah, mereka harus melewati proses pendalaman karakter yang sangat serius selama satu bulan penuh di bawah arahan acting coach, Bang Jambi.
"Banyak sekali metode-metode yang diajarin biar kita bisa dapat perasaan yang tepat. Kita bikin monolog sendiri, bikin cerita backstory sendiri tentang karakternya, terus kita presentasi di depan semuanya. Itu semasa reading full satu bulan kita begitu," jelas Zara.
Riset Bareng ke Yayasan Kanker
Baca Juga: Nyaris Perankan Galih dan Ratna, Iis Dahlia Bongkar Alasan Devano Danendra Ogah Satu Panggung dengan Salshadilla
Totalitas keduanya juga ditunjukkan dengan melakukan riset langsung ke lapangan. Devano menceritakan bagaimana mereka menghabiskan waktu mengunjungi yayasan anak kanker demi memahami beban emosional yang dirasakan pasien.
"Kami pun main ke yayasan anak kanker juga di YKAKI. Jadi kami punya banyak waktu riset yang ternyata cukup panjang untuk bisa mengenal penyakit-penyakit yang kami bawa," tutur Devano.
Tantangan Bikin Origami
Menariknya, meski sukses melakoni adegan-adegan emosional yang menguras air mata, ada satu tantangan yang dianggap Zara lebih berat daripada akting menangis, yaitu melipat origami.
"Ada workshop origami, itu sulit tahu! Aku enggak pernah bisa karena susah banget. Devano nih yang jago. Mendingan (adegan) nangis deh beneran daripada bikin origami," canda Zara yang disambut tawa oleh Devano.
Film Rumah Singgah sendiri bercerita tentang perjuangan hidup dan harapan para penghuni rumah singgah kanker. Film ini akan tayang di seluruh bioskop mulai 27 Agustus 2026 mendatang. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)