2 Istri Ribut-ribut di Depan Umum, Pelatih Mesir Pilih Pingsan dan Ceraikan Satu

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Mesir, Hossam Hassan tiba-tiba viral di sosial media karena keributan yang melibatkan kedua istrinya. 

Bahkan Hossam Hassan sampai pingsan karena dua istrinya ribut-ribut hingga adu fisik di sebuah bar dalam hotel di Porto Marina. 

Dilansir dari laman Talk Sports, perselisihan tersebut melibatkan Howaida El-Gharbawy, istri pertama Hassan, dan Dina Mostafa atau Dan Adam, istri keduanya. Pertengkaran yang awalnya terjadi di sebuah kafe kemudian berkembang menjadi kontak fisik hingga petugas keamanan turun tangan. 

Kedua perempuan tersebut dilaporkan mengalami luka dan memar akibat insiden tersebut. Hassan disebut berusaha menghentikan keributan, tetapi tekanan situasi membuat dirinya kehilangan kesadaran. 

Kabar yang paling mengejutkan muncul setelah insiden itu ketika Hassan disebut memutuskan mengakhiri pernikahannya dengan Howaida. 

Informasi mengenai perceraian tersebut dikonfirmasi oleh pengacara Dina, meski detail hukum mengenai proses perpisahan itu belum banyak diungkap ke publik. 

Hubungan Hassan dan Howaida sendiri bukan cerita singkat, karena keduanya telah menjalani kehidupan bersama selama bertahun-tahun dan memiliki tiga anak. Keduanya juga pernah berpisah pada 2022 sebelum kembali bersama hanya sekitar 10 hari kemudian. 

Sementara itu, Hassan menikah dengan Dina pada 2015. Kehidupan pribadi pelatih berusia 59 tahun tersebut sebelumnya juga beberapa kali menjadi perhatian media Mesir, termasuk konflik hukum yang melibatkan keluarganya. 

Insiden terbaru ini terjadi tidak lama setelah Hassan membawa Mesir mencatat sejarah di Piala Dunia 2026. The Pharaohs berhasil melewati fase grup sebelum langkah mereka terhenti secara dramatis setelah kalah 2-3 dari Argentina di babak 16 besar. 

Pertandingan tersebut bahkan diwarnai kontroversi karena Hassan melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit setelah Mesir kehilangan keunggulan dua gol. 

“Kami terlihat lebih baik daripada juara bertahan—lebih baik dalam segala hal—tetapi hasilnya dipengaruhi faktor internal di lapangan dan faktor eksternal di luar lapangan,” kata Hassan setelah pertandingan.

“Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia dalam kompetisi. Mungkin mereka ingin Messi tetap bersaing." katanya. 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Warga Desa yang Sedang Tidur Diserbu Kelompok Bersenjata, 24 Tewas di Nigeria
• 19 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Hebat di Bojonegoro, Rumah dan Usaha Mebel Ludes, Rugi Rp480 Juta
• 17 jam lalu
0
thumb
Indonesia Butuh Teknologi Industri yang Makin Canggih
• 8 jam lalu
0
thumb
Habib Bahar bin Smith Geruduk Pabrik Miras di Bogor: Kalau Nggak Tutup, Saya Bakar!
• 17 jam lalu
0
thumb
Saham Properti Mendadak Melesat di Tengah Sentimen PFII hingga Suku Bunga, Intip Targetnya
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.