jpnn.com, JAKARTA - Fraksi Partai Golkar melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi pimpinan dan anggota Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI untuk penyegaran organisasi.
Keputusan rotasi tersebut tertuang dalam surat resmi yang diterbitkan oleh Fraksi Golkar pada 14 Agustus 2026 dengan nomor SJ.00.1384/FPG/DPRRI/VIII/2026.
BACA JUGA: Bahlil Beri Kesegaran buat AKD Fraksi Golkar, Ade Ginandjar: Langkah Strategis
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, membenarkan adanya pergeseran posisi tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan hal biasa dalam dinamika fraksi di parlemen.
"Ini tour of duty yang normal saja sesuai kebutuhan fraksi," kata Sarmuji kepada awak media, Rabu (19/8/2026).
BACA JUGA: Fraksi Golkar Rombak Pimpinan di AKD, Hetifah Tak Lagi Jadi Ketua Komisi X
Ketua Komisi X dari Fraksi Golkar yang sebelumnya dijabat Hetifah Sjaifudian diganti Agung Widyantoro.
Golkar juga menunjuk Sekretaris Fraksi Gde Sumarjaya Linggih menggantikan Sari Yuliati yang menjadi Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir.
BACA JUGA: Ahmed Zaki Ajak Kader Golkar DKI Perkuat Kemandirian Bangsa di Momen HUT RI
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Golkar juga berganti dari semula diisi Zulfikar Arse kini dijabat Agun Gunanjar Sudarsa.
Sementara, posisi Wakil Ketua Komisi III yang sempat kosong kini diisi Daniel Mutaqien Syafiuddin.
Nama mantan Ketua MPR RI dan DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang sebelumnya bertugas di Komisi III dipindah dan kini bertugas sebagai anggota Komisi II.
Menurut Sarmuji, penugasan legislator di tempat baru dari posisi sebelumnya bisa menambah pengetahuan anggota DPR RI Fraksi Golkar membahas berbagai sektor.
"Penugasan di komisi yang berbeda akan memperkaya kemampuan anggota di berbagai sektor," ujarnya. (ast/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)