BATANG, iNews.id – Sejumlah fakta terungkap dalam insiden kecelakaan maut melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Tol Batang-Semarang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (19/8/2026) dini hari. Tiga orang tewas dan dua lainnya luka-luka dalam insiden mengerikan tersebut.
Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri) dan seorang lainnya kru ambulans. Sedangkan sopir ambulans luka-luka.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap kecelakaan. Saat kejadian, cuaca cerah, jalan lurus, permukaan beton dalam kondisi baik dan arus lalu lintas sedang.
Berikut deretan fakta yang terungkap dalam insiden kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan.
5 Fakta Ambulans Kecelakaan Beruntun di Tol Batang-Semarang Tewaskan 3 Orang1. Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan beruntun terjadi Rabu (19/8/2026) dini hari, pukul 00.45 WIB. Kronologi kejadian ketika ambulans Suzuki APV D 1142 AFZ melaju dari arah barat menuju timur.
Baca Juga:Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap SportifAmbulans tersebut membawa jenazah Tyo Prasetyo, warga Cengkareng Timur, yang hendak diantar ke Jepara bersama kedua orang tuanya dan seorang kru ambulans.
Saat melintas di lokasi kejadian, ambulans diduga kurang konsentrasi. Kendaraan tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk Hino bak besi BE 8501 PV yang melaju searah.
Benturan pertama membuat ambulans bergerak ke arah kanan. Ambulans kemudian menabrak Toyota Innova G 1480 BK yang melaju di lajur kanan.
Saat bersamaan, roda cadangan truk Hino terlepas akibat benturan. Roda tersebut kemudian menghantam bagian depan Toyota Avanza B 2058 UOR yang berada di belakang ambulans.
2. Korban Tewas 3 Orang, Termasuk Pasutri
Rangkaian tabrakan tersebut mengakibatkan tiga orang di dalam ambulans tewas. Ketiganya, yakni Giyati (42) dan Mulyana (50), pasangan suami istri (pasutri) warga Cengkareng Timur, serta Tekad Susanto (46) kru ambulans asal Tangerang.
Jenazah ketiga korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSI Muhammadiyah Weleri, Kendal. Tangis keluarga pecah saat jenazah Giyati dan Mulyana dipindahkan ke mobil jenazah.
Baca Juga:Viral WNI Diduga Disandera dan Dianiaya di Myanmar, Polri Turun Tangan"Yang meninggal ada tiga, yang luka-luka ada satu," ujar penanggungjawab Jasa Raharja Kendal, Ajeng Sarinastiti.
Sementara itu, sopir ambulans mengalami luka dan masih menjalani pemeriksaan oleh polisi. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka berat.
"Sopir ambulans, informasinya selamat dan sekarang ini sedang ditangani kepolisian," ucap Humas RSI Muhammadiyah Weleri Kendal, Farid Hermawan.
3. Hendak Antar Jenazah Anak ke Jepara
Kecelakaan beruntun ambulans yang ditumpangi pasutri, Giyati dan Mulyana diketahui sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan jenazah anak mereka, Tyo Prasetyo, ke Jepara.
Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis setelah ambulans yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut di Jalan Tol Batang-Semarang.
4. Kondisi Ambulans Ringsek
Berdasarkan pantauan di lokasi, ambulans tersebut tampak rusak berat akibat kerasnya benturan. Bagian depan, samping dan tengah ringsek hingga atap terbuka ke atas.
Hanya bagian belakang yang tampak utuh meski penyok di bagian bemper. Kondisi keempat roda juga kempes.
Baca Juga:BPOM Temukan 14 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya, Ini DaftarnyaSedangkan mobil Avanza hanya bagian lampu depan sisi kanan dan kaca depan yang pecah. Kondisi serupa juga dialami mobil Toyota Kijang Innova yang hanya enyok di bagian samping kanan kendaraan.
5. Seluruh Korban Dapat Santunan
Insiden kecelakaan maut tersebut kini sudah ditangani petugas Unit Laka Satlantas Polres Batang. Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Seluruh korban tewas akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku.
#jateng





Komentar (0)