Perluasan Penangkapan Imigran, ICE Memperketat Penegakan Hukum di New York 

erabaru.net
35 menit lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com  Setelah Kepala Urusan Perbatasan Gedung Putih, Homan, memperingatkan bahwa Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) akan menambah personil penegak hukum yang ditempatkan di New York City, sejumlah kelompok imigran dalam beberapa hari terakhir mengatakan bahwa berbagai komunitas, termasuk Queens dan Brooklyn, telah menjadi sasaran utama penegakan hukum imigrasi. 

Wartawan NTD : Sejumlah kelompok imigran di New York baru-baru ini mengatakan bahwa dalam setengah bulan terakhir, penegakan hukum imigrasi meningkat secara nyata di berbagai komunitas Asia dan Hispanik di Brooklyn, seperti Sunset Park, Dyker Heights, Cypress Hills, dan Bensonhurst, serta di wilayah Manhattan seperti Inwood dan Washington Heights.

Pengacara imigrasi New York, Zhu Wei: “Kami memiliki klien seperti ini. Dahulu, penegakan hukum imigrasi biasanya menangkap orang yang memiliki catatan kriminal. Sekarang, cakupan orang yang ditangkap petugas imigrasi jauh melampaui mereka yang memiliki catatan kriminal.”

Sejumlah pengacara imigrasi New York menyarankan agar para imigran lebih memperhatikan jadwal persidangan dan informasi dari layanan imigrasi, serta jangan sampai dideportasi karena melewatkan persidangan atau wawancara. Bahkan jika ditangkap, mereka juga harus secara aktif mencari bantuan pengacara.

Pengacara imigrasi New York, Zhu Wei: “Setelah ditangkap, kami menyarankan klien untuk selalu menjaga komunikasi dengan keluarga, teman, dan pengacara. Hukum mengizinkan warga negara asing mengajukan permohonan sidang jaminan kepada pengadilan imigrasi, dan mereka juga berhak mengajukan permohonan habeas corpus ke pengadilan federal.”

Wartawan: Selain itu, dilaporkan bahwa Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS berencana menghabiskan 10 hingga 20 juta dolar AS untuk melengkapi petugas penegak hukum imigrasi dengan sarung tangan listrik, guna memperkuat penindakan terhadap orang-orang yang menolak ditangkap.

Laporan dari wartawan New Tang Dynasty Television, Yu Liang dan Ying Xiang, dari New York.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Golkar Galang Dana Rp 4 Miliar dari Kadernya untuk Korban Gempa NTT
• 20 jam lalu
0
thumb
Kasus Febrie, Polri Sebut Penetapan Tersangka Tak Syaratkan Pemeriksaan Calon Tersangka
• 4 jam lalu
0
thumb
Pukul 04.00, Seskab Teddy & Mensos Lepas 5 Pesawat Bawa 65 Ton Bantuan ke NTT
• 7 jam lalu
0
thumb
MINI BOSS MARKET VOL.2: Tempat Mimpi Kecil Tumbuh Menjadi Besar
• 4 jam lalu
0
thumb
BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Ini Empat Kebijakan Agustus 2026
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.