Iran Siap Arahkan "Serangan" Baru ke Eropa, Ini Targetnya

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (File/REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran dilaporkan mempertimbangkan serangan terhadap aset militer Amerika Serikat (AS) di Eropa jika perang dengan Washington kembali meningkat. Di saat yang sama, Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan sementara seluruh aktivitas perdagangan dan transaksi keuangan dengan Teheran.

Financial Times (FT), mengutip dua sumber yang disebut mengetahui situasi di dalam rezim Iran, melaporkan bahwa aset militer AS di Bulgaria dan Siprus masuk dalam daftar target potensial. Namun laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Potensi serangan itu muncul ketika perundingan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang mengalami kebuntuan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengatakan Washington tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Teheran dan belum memiliki rencana untuk kembali bernegosiasi.


Pilihan Redaksi
  • Negara Arab Sohib Israel Ini Ngamuk, Putus Hubungan dengan Iran
  • Trump Menyerah! Akhirnya Tunda Tarif Impor 50%
  • Trump Beraksi Lagi, Kini Hukum Presiden Mahkamah Pidana Internasional

Sementara itu, UEA pada Rabu (19/8/2026) menyatakan menghentikan sementara seluruh "perdagangan, pertukaran komersial, dan transaksi keuangan" dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan tersebut diambil setelah Kementerian Pertahanan UEA mendeteksi dua rudal balistik yang diluncurkan dari Iran menuju perairan wilayah UEA sehari sebelumnya.

Perselisihan lain yang menjadi sorotan adalah status Selat Hormuz. Trump berulang kali menyatakan jalur pelayaran vital itu terbuka dan berada di bawah kendali AS, tetapi lalu lintas kapal yang melintasi selat tersebut masih sangat rendah.

Situasi semakin tegang setelah sebuah kapal kargo yang melintasi Selat Hormuz diserang pada awal pekan ini dan menewaskan satu orang. Seorang juru bicara militer Iran yang dikutip Fox News memperingatkan kapal yang mencoba melewati selat tersebut akan "mendapati beberapa lubang indah pada lambung kapal mereka."

Trump juga meningkatkan tekanan terhadap negara-negara di kawasan. Pada Senin, ia mengancam akan "membombardir habis-habisan" Oman jika negara Teluk tersebut dianggap menghambat tujuan AS di Timur Tengah.

Selain itu, Trump memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Trump menuding Seoul tidak memberikan bantuan yang cukup dalam operasi militer AS di Iran dan menyoroti hubungan baik Korea Selatan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Trump Tunggu Ekonomi Iran Makin Tertekan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Berawal Bisnis Ikan, WNI dan WN China Sekongkol Tipu Perusahaan AS Rp 6,2 M
• 5 jam lalu
0
thumb
Makanan Ini Sebaiknya Disimpan dengan Posisi Terbalik
• 13 jam lalu
0
thumb
DPR Desak Kepala Daerah Jalankan Instruksi Kemendagri: Tidak Angkat Semua Timses Jadi Tenaga Honorer
• 7 jam lalu
0
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Sifat Dominan Dirimu
• 11 jam lalu
0
thumb
Resmi Gabung Barcelona, Rodri: Hati Saya Selalu Terikat dengan Manchester City
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.