jpnn.com, MANGGARAI - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 menghadirkan kegiatan tanggap bencana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Pupuk Indonesia dan BUMN untuk hadir bersama masyarakat, sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat semakin siap menghadapi potensi bencana.
BACA JUGA: Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Atlet Angkat Besi Lewat Kejurnas Youth & Junior 2026
Melalui kegiatan yang berlangsung di Ruteng, Manggarai, Pupuk Indonesia bersama para sukarelawan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Desa Meler dan Desa Belang Turi.
Bantuan tersebut berupa 344 paket sembako, 688 selimut, serta pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BACA JUGA: Sepanjang Januari-Juni 2026, Pupuk Indonesia Bukukan Laba Rp8,51 Triliun
Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan mengatakan kehadiran RBB tahun ini memiliki makna khusus karena para sukarelawan hadir ketika masyarakat Ruteng sedang menghadapi bencana gempa.
Oleh karena itu, kegiatan RBB tidak hanya untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat namun juga untuk kegiatan pemberian pemberian bantuan dan kegiatan tanggap bencana.
“Para relawan diharapkan dapat menyesuaikan program-program yang nantinya akan dijalankan menjadi program yang bersifat edukasi sehingga masyarakat lebih tanggap terhadap bencana gempa besar yang baru pertama terjadi di Ruteng,” ujar Tina.
Dia berharap bantuan dan kegiatan sukarelawan yang dilakukan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu membangun kembali kemampuan masyarakat untuk menjalankan aktivitas kesehariannya.
Tina menekankan agar sukarelawan menjadi bagian dalam proses pemulihan lebih luas.
Selain tanggap bencana, Relawan Bhakti BUMN 2026 di Ruteng juga memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan Pupuk Indonesia.
Salah satunya melalui Program Tani Maju Makmur Sejahtera (TAJUMASE) yang berbasis pertanian, serta program SEMAI yang berfokus pada capacity building bagi komunitas disabilitas di Santu Damian.
Program TAJUMASE diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian sehingga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, program SEMAI diharapkan dapat memperkuat kapasitas komunitas disabilitas agar semakin memiliki kemampuan untuk berkembang dan berdaya.
Tahun 2026, BP BUMN menunjuk Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik sebagai pelaksana Relawan Bakti BUMN di Ruteng. Keberadaan RBB ini mendapat apresiasi dari Koordinator Bidang TJSL BP BUMN, Rugun Hutapea.
Dia menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang terjadi di NTT.
Dia berharap kontribusi ini dapat mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Ruteng sehingga aktivitas masyarakat kembali seperti sediakala.
Rugun menjelaskan, para relawan dari Pupuk Indonesia bersama sebelumnya dijadwalkan hadir di Ruteng untuk menjalankan program RBB.
Namun, karena adanya musibah gempa, kehadiran para relawan sekaligus diarahkan untuk memberikan bantuan bagi proses pemulihan masyarakat terdampak.
Dia mengapresiasi kontribusi Pupuk Indonesia dan para relawan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, semakin maju Pupuk Indonesia, semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara BP BUMN, Pupuk Indonesia, dan para relawan BUMN, RBB 2026 diharapkan tidak berhenti pada bantuan darurat.
Kehadiran program ini diharapkan menjadi bagian dari proses pemulihan sekaligus membangun kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.
“Dalam program RBB, para relawan akan berkomunikasi dengan masyarakat melalui program-program TJSL, sehingga membawa kebermanfaatan bagi masyarakat di Ruteng ini. Harapannya, program ini berkelanjutan,” kata Rugun. (jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com





Komentar (0)