REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Aladin Syariah Tbk mencatat laba bersih Rp38,3 miliar hingga kuartal II 2026. Pada periode yang sama, total aset perseroan mencapai Rp15,1 triliun dengan jumlah nasabah terdaftar lebih dari 3,9 juta.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu pijakan Bank Aladin Syariah untuk memperkuat layanan dan pengalaman nasabah, termasuk melalui pendekatan yang lebih personal. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan intimate gathering bagi nasabah Aladin Premier.
Baca Juga
Bank Aladin Syariah Perluas Ekosistem Digital, Nasabah Tembus 3,9 Juta
Bank Aladin Syariah menggelar intimate gathering bertajuk “New Space, Elevate Your Wellbeing” bersama 36 nasabah Aladin Premier terpilih di Kantor Pusat Bank Aladin Syariah, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Rachmadi mengatakan, perseroan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Bagi Bank Aladin Syariah, pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuan kami membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah. Kami ingin terus menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan relevan, dengan memahami kebutuhan mereka dalam berbagai tahap kehidupan,” ujar Koko dalam siaran pers, Rabu (19/8/2026).
Menurut Koko, kebutuhan nasabah berkembang tidak hanya pada transaksi dan pengelolaan keuangan, tetapi juga mencakup aspek kehidupan sehari-hari. Karena itu, perseroan mengembangkan bentuk interaksi yang dinilai dapat memberikan nilai tambah di luar layanan perbankan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat memberikan nilai tambah yang melampaui layanan perbankan sehari-hari,” ucap Koko.
Dalam kegiatan tersebut, Bank Aladin Syariah mengangkat tema wellness atau gaya hidup yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan emosional. Salah satu sesi membahas kesehatan tulang belakang melalui diskusi bertajuk “Menjaga Kesehatan Tulang Belakang: Investasi untuk Hidup Lebih Nyaman”.
Sesi tersebut menghadirkan dr Rosa Widian, Spinal Correction Care Doctor. Peserta juga mendapatkan Personal Wellness Assessment dan pemeriksaan kesehatan.
Bank Aladin Syariah menyebut pendekatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan pengalaman nasabah Aladin Premier. Perseroan juga terus mengeksplorasi bentuk interaksi yang tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan finansial, tetapi juga relevan dengan keseharian nasabah.
Koko mengatakan, penguatan hubungan dengan nasabah akan terus dilakukan seiring pengembangan layanan perseroan. Upaya tersebut mencakup penguatan layanan, pengembangan pengalaman yang lebih personal, serta kolaborasi yang dinilai dapat memberikan nilai tambah.
Hingga kuartal II 2026, Bank Aladin Syariah melayani lebih dari 3,9 juta nasabah terdaftar. Perseroan juga mencatat total aset Rp15,1 triliun dan laba bersih Rp38,3 miliar.
Kinerja tersebut menjadi dasar bagi Bank Aladin Syariah untuk melanjutkan pengembangan kapabilitas digital dan layanan kepada nasabah, termasuk melalui Aladin Premier.
Komentar (0)