Kemenkes Dirikan RS Lapangan di Ruteng dan Aeramo untuk Pemulihan Pasca-gempa NTT

kompas.com
50 menit lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kemenkes, Agus Jamaludin menyampaikan bahwa pihaknya mendirikan dua Rumah Sakit (RS) Lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo.

Pendirian fasilitas darurat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelayanan medis sekaligus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan setelah gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

"Saat ini kami tengah mendirikan dua RS Lapangan di RSUD Ruteng Kabupaten Manggarai dan RSUD Aeramo Kabupaten Nagekeo untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal dan aman, mengingat kedua fasilitas tersebut mengalami kerusakan," ujar Agus dalam keterangan resmi, Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Pimpinan Komisi X DPR Harap Proses Belajar Mengajar Tidak Terganggu Gempa di NTT

Ia menyampaikan, pengiriman dan pendirian RS Lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari aktivasi Health Emergency Operation Center (HEOC) sebagai respons kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak gempa.

Di lokasi, Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit Nagekeo pada Selasa (18/8/2026) telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Aeramo terkait operasional RS Lapangan.

Tim juga bekerja sama dengan petugas Instalasi Pemeliharaan Rumah Sakit (IPRS) untuk memantau kondisi kerusakan ruang perawatan secara menyeluruh guna menjamin keamanan staf dan pasien.

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, RSUD Aeramo di Nagekeo sangat membutuhkan tambahan tenda untuk menunjang RS Lapangan tersebut.

Adapun, tim medis yang dikerahkan mencakup tenaga kesehatan dengan berbagai kompetensi.

Baca juga: Gempa NTT: Infrastruktur Rusak, Bantuan Terus Disalurkan

"Tim ini terdiri dari dua dokter spesialis ortopedi, satu dokter spesialis bedah umum, dua dokter spesialis anestesi, satu dokter umum, serta perawat spesifik (IGD, anestesi, dan kamar operasi)," ujar Agus.

Tenaga medis dikumpulkan dari Tim Utama yang melibatkan unsur kesehatan dari Kupang, RS Wahidin Makassar, RS Leimena Ambon, dan RS Ben Mboi Kupang, dengan dukungan Tim Back Up dari RS Kariadi.

Sementara itu, tim medis yang ditugaskan ke RSUD Ende juga disiagakan untuk mem-backup operasional di RSUD Aeramo apabila terjadi lonjakan kebutuhan akibat dampak lanjutan gempa.

Dalam pelaksanaan respons medis ini, Tim EMT turut membawa sejumlah dukungan logistik prioritas, antara lain vaksin dari Bio Farma, satu unit Emergency Kit, 2.000 buah masker, 1.000 kantong infus HS NS, dan 400 pasang sarung tangan medis.

Baca juga: Pemerintah Kirim 65 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT dengan 5 Pesawat

"Kemenkes melalui Pusat Krisis Kesehatan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi," ucap Agus.

Kemenkes bakal mengidentifikasi kebutuhan lanjutan bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan fungsi fasilitas kesehatan di seluruh wilayah terdampak.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mendagri Dorong Pemda Percepat Pendataan Rumah Ibadah dan Sekolah Rusak Akibat Gempa NTT
• 23 jam lalu
0
thumb
Danantara Siapkan Dividen BUMN Jadi Cadangan APBN, Purbaya Sebut Dana Sudah Ada
• 2 jam lalu
0
thumb
Inem Pelayan Sexy Kembali Viral di HUT RI, Begini Kisah Film Komedi yang Populer Era 1970-an, Masih Ingat?
• 6 jam lalu
0
thumb
Emas 22,317 Kg Senilai Rp60 Miliar Disita Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta | SAPA MALAM
• 18 jam lalu
0
thumb
Marcos Sugiyama Panggil 4 Pemain U-18, Ini Daftar Lengkap Skuad Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Continental 2026
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.