Grid.ID - Presenter Ruben Onsu mendapat hujatan setelah merayakan ulang tahunnya ke-43 bersama anak-anak panti asuhan. Momen tersebut dituding sebagai pencitraan di tengah konflik Ruben dan Sarwendah soal hak asuh anak.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan bahwa meski dihujat, kliennya belum berniat untuk mengambil langkah hukum. Sebab, Ruben memahami ada pihak yang selalu mencari celah untuk membencinya.
"Enggak ada. Ruben kan sudah tahu gitu lho, ya. Namanya orang yang udah benci kita, ya pasti akan benci kita terus. Apapun yang kita sampaikan enggak akan masuk ke dalam akal sehat mereka," kata Minola di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026).
Minola juga mengatakan Ruben memilih tidak terlalu memikirkan hujatan tersebut. Menurutnya, orang yang memahami kondisi Ruben akan mengerti tanpa perlu banyak penjelasan.
"Tapi orang yang memang paham kita, kita enggak perlu menjelaskan sesuatu pasti mereka paham apa yang menjadi situasi kita. Jadi itu mah enggak perlu diurus gitu artinya, ya," ujarnya.
Selain itu, Minola juga menduga ada orang yang sengaja menyebarkan kebencian kepada Ruben. Bahkan, diyakini bahwa sebagian dari mereka adalah buzzer yang dibayar.
"Artinya ya mungkin ada sebagian orang juga yang menyuarakan kebenciannya itu juga mungkin memang dia dibayar untuk menyuarakan kebenciannya," lanjut Minola.
Ruben juga sempat menyindir para buzzer ketika melakukan siaran langsung. Ayah tiga anak itu menyinggung buzzer yang tetap bekerja menyebarkan kebencian saat perayaan HUT Kemerdekaan RI.
"Kaya kata Ruben kan kita kan enggak bisa juga halangi orang yang mencari nafkah, kan begitu. Ya sampai postingan Ruben kalau enggak salah kan dia juga ngomong kayak begitu. Buzzer ini enggak libur juga hari 17-an ini dia," ungkap Minola.
Meski begitu, pihak Ruben mengingatkan para buzzer agar berhati-hati saat berkomentar. Mereka menyebut komentar di media sosial bisa saja berujung pada masalah hukum.
"Mumpung ngomong itu belum bayar, ya enggak dikenai pajak, ngomong aja enggak papa gitu lho. Cuma hati-hati karena bisa saja suatu saat omongan kita, komentar kita akan berbuah masalah hukum kan begitu ya," tegas Minola. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)