Aksi anti imigran digelar di Durban, Afrika Selatan, saat para pemimpin kawasan berkumpul dalam KTT ke-46 Komunitas Pembangunan Afrika Selatan. Para demonstran menuntut pemerintah memperketat penanganan terhadap migran tanpa dokumen.
Dikutip dari Headline News Metro TV, Rabu, 19 Agustus 2026, dalam aksi ini, polisi membentuk barisan untuk menghadang massa yang bergerak melintasi kota.
Baca Juga :
Penembakan di Afrika Selatan, 11 Orang Dilaporkan Tewas
Para peserta terus meneriakkan tuntutan sambil membawa bendera Afrika Selatan dan spanduk. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes anti imigran yang terjadi di sejumlah wilayah Afrika Selatan dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, sejumlah kelompok memberikan ultimatum kepada warga asing tanpa dokumen untuk meninggalkan Afrika Selatan paling lambat 30 Juni. Namun pemerintah menolak ultimatum tersebut karena dinilai tidak memiliki dasar hukum.





Komentar (0)