JAKARTA, KOMPAS.com - Sopir mobil Toyota Alphard, Didi, mengaku nekat memukul sepeda motor milik pengemudi ojek bernama Mulyadi (53) menggunakan batu karena emosi sesaat dan tengah banyak pikiran.
"Ya mungkin terlalu banyak pikiran. Jadi emosi sesaat, akhirnya seperti ini," ungkap Didi di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam, dikutip dari TribunJakarta.com.
Saat kejadian, Didi mengaku tengah dalam perjalanan untuk mengambil sebuah pesanan.
Baca juga: Sidang Praperadilan Roy Suryo Diskors gara-gara Ahli Terlambat Hadir
"Saya mau ambil pesanan saja, setelah itu harus balik ke kantor," kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, kasus tersebut telah diselesaikan secara damai.
Didi telah meminta maaf secara langsung kepada Mulyadi dan bersedia bertanggung jawab atas ganti rugi kerusakan motor.
"Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Dari Pak Didi juga memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini secara bertanggung jawab," kata Seala dalam kesempatan yang sama.
Seala menjelaskan, Didi dan Mulyadi juga telah membuat surat kesepakatan bersama terkait perdamaian tersebut.
Dengan adanya kesepakatan itu, perkara tersebut dinyatakan selesai.
Baca juga: Di Balik Demo 18 Agustus di Jakarta, 21 Orang Ditangkap, Petasan hingga Golok Disita Polisi
"Beliau menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan tidak akan mengulanginya lagi. Dan ini tertuang dalam kesepakatan bersama antara Pak Didi dan Pak Mulyadi," ujar Seala.
"Jadi perkara ini kami nyatakan selesai karena kedua belah pihak sudah sama-sama saling memaafkan dan Pak Didi juga sudah menyesalinya, seperti itu," imbuh dia.
Sebelumnya diberitakan, beredar video di media sosial yang memlerlihatkan seorang sopir mobil Toyota Alphard memukul motor pengemudi ojek menggunakan di Jalan IKPN, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) pagi.
Warga sekitar mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat kedua kendaraan melintas dari arah timur.
Salah seorang warga yang berjualan di sekitar lokasi mengatakan, kejadian bermula ketika motor pengemudi ojek tidak sengaja menyenggol spion mobil Alphard hingga menimbulkan lecet.
“Katanya motor ojol itu nyenggol spion sampai lecet, setelah itu mereka berhenti dan cekcok,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya, kepada Kompas.com di TKP, Selasa.
Baca juga: Sidang Praperadilan Keempat Roy Suryo: Persoalkan SPDP, Pencekalan, dan Dua Rezim KUHP
Warga tersebut menuturkan, si pengemudi ojol sempat terlihat menunduk-nundukkan kepala meminta maaf dengan satu tangan tampak gemetar memegang helm.
“Sopir Alphard kelihatan marah, terus ambil batu besar dan dipukulkan ke motor (milik ojol),” ujar warga tersebut.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT






Komentar (0)