Grid.ID - Pengibaran bendera Merah Putih HUT RI ke-81 menyisakan cerita pilu. Salah satu anggota Paskibra di Muna, Sulawesi Tenggara nekat tampil dengan wajah penuh luka.
Muhammad Hidayat Tullah Rahman harus menahan sakit sembari tetap tampil sebagai anggota Paskibra. Semangatnya tak surut meski hidung dan jidatnya terluka.
Dikutip dari Tribunnews pada Selasa (18/8/2026), dirinya diketahui mengalami kecelakaan malam sebelum melaksanakan upacara HUT RI ke-81. Ia mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.
Ia menjelaskan bahwa kejadian itu terjdai pada Minggu (16/8/2026) pukul 18.20 WITA. Saat itu, ia melintas di Jalan Poros Desa Sarimulyo mengarah ke Desa Oensuli, Kecamatan Kabangka.
Dirinya pun nekat tampil meski tampak ada perban di wajahnya. Bahkan, darah pun masih mengalir dari lukanya.
Ia mengaku nekat tampil lantaran menjadi anggota Paskibra adalah impiannya sejak kecil. Remaja 15 tahun ini pun tidak ingin melewatkan kesempatannya.
Dirinya juga mengaku enggan untuk meninggalkan tanggung jawabnya sebagai anggota Paskibra. Pada HUT ke-81 Indonesia, ia tentu akan tetap tampil dengan gagah.
"Menjadi pasukan pengibar bendera sudah menjadi keinginan saya sejak SD. Musibah ini tidak menjadi penghalang untuk melanjutkan tanggung jawab yang diberikan," ujarnya.
"Banyak siswa lain ingin terpilih dan saya salah satu yang beruntung, jadi saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," sambung dia.
Ia juga mengungkap sempat ditanya oleh pelatihnya mengenai kesiapan dirinya. Rahman pun memang tetap akan melanjutkan tugasnya.
"Sempat pelatih bertanya kepada saya, apakah kamu bisa melanjutkan? Saya jawab dengan lantang, saya bisa pak," kata Rahman.
"Pelatih sempat ragu melihat kondisi saya, dan hari ini saya buktikan kepada pelatih, orang tua, dan semua orang bahwa saya bisa menjalankan tugas sebagai pengibar bendera," terangnya.
Sedangkan, seorang anggota Paskibra di Kabupaten Siak, Riau mengalami pingsan saat menjalankan tugas. Dikutip dari TribunSiak pada Selasa (18/8/2026), seorang anggota Paskibra itu sempat berusaha bertahan.
Dirinya bertahan di tengah barisan. Namun, kemudian tubuhnya tak mampu menopang dan ambruk.
Kejadian itu pun terjadi saat proses pengibaran bendera tengah berjalan. Petugas lain yang masih bertugas pun tetap menjalankan tugasnya hingga selesai.
Sedangkan, tim medis langsung gerak cepat untuk memberikan pertolongan pada anggota Paskibra tersebut.
Bupati Siak yakni Afni Z pun juga menyoroti kejadian itu. Kendati begitu, upacara tetap berjalan lancar meski sempat diwarnai insiden pingsan.
Afni membenarkan bahwa salah satu anggota Paskibra mengalami pingsan saat upacara HUT RI ke-81 berlangsung. Namun, dirinya mengapresiasi perjuangan anggota tersebut untuk bertahan.
"Memang tadinya sempat ada kejadian ada yang pingsan, tetapi kami semua yang ada di panggung menjadi saksinya bahwa ananda tersebut berulang-ulang berusaha untuk bangkit kembali," ujarnya.
"Ini juga bisa menjadi pemaknaan bagi kita semuanya bahwa mengibarkan bendera Merah Putih itu membutuhkan keringat, air mata, dan perjuangan yang luar biasa," sambungnya.
Afni juga menyampakan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra. Ia juga berpesan agar semua pihak menjaga semangat kemerdekaan.
"Mari kita jaga kemerdekaan ini dengan kerukunan, kebersamaan, gotong royong, dan semangat kita mencintai Merah Putih. NKRI harga mati," terangnya.(*)
Artikel Asli





Komentar (0)