Terpopuler: Thailand Panik Toyota Dibajak Indonesia, BYD Atto 1 Rebut Takhta, hingga Perang Industri ASEAN

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Persaingan industri otomotif Indonesia dan Thailand semakin menarik perhatian. Perubahan peta pasar mobil listrik hingga ambisi Thailand mempertahankan posisi sebagai pusat produksi kendaraan di ASEAN menjadi tiga artikel terpopuler.

1. Toyota Mau Dibajak Indonesia, Thailand Panik Mau Ubah Pajak Mobil

Baca Juga :
Thailand Nyaris Disingkirkan Singapura
Kenapa Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 meski Ditekuk Singapura 1-2?

Ilustrasi Pabrik Toyota
Photo :
  • Toyota Europe Newsroom

Indonesia semakin diperhitungkan sebagai pesaing Thailand dalam industri otomotif kawasan Asia Tenggara. Pertumbuhan investasi, peningkatan produksi kendaraan, serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik membuat posisi Indonesia semakin dekat dengan Thailand sebagai basis produksi otomotif regional.

Kondisi tersebut mendorong Thailand mempertimbangkan perubahan kebijakan perpajakan kendaraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan daya saing industri otomotif dan mencegah produsen mengalihkan investasi ke negara lain, termasuk Indonesia. Baca selengkapnya.

2. BYD Atto 1 Rebut Takhta Jaecoo J5

Booth BYD di GIIAS 2026
Photo :
  • VIVA/Yunisa Herawati

Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin sengit setelah BYD Atto 1 berhasil merebut posisi teratas dari Jaecoo J5. Pencapaian tersebut menunjukkan perubahan cepat dalam persaingan pasar EV, terutama di segmen kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.

BYD Atto 1 menjadi salah satu model yang menarik perhatian karena menawarkan kombinasi harga, ukuran kompak, dan teknologi elektrifikasi. Sementara itu, persaingan dengan Jaecoo J5 menunjukkan bahwa dominasi di pasar mobil listrik Indonesia dapat berubah dengan cepat seiring hadirnya model-model baru. Baca selengkapnya.

3. Thailand Kejar Status Raja Mobil ASEAN, Modalnya Rp739 Triliun

Ilustrasi. Pabrik Mitsubishi di Thailand.
Photo :
  • Theautochannel

Thailand terus berupaya mempertahankan statusnya sebagai salah satu pusat industri otomotif terbesar di ASEAN. Pemerintah negara tersebut menyiapkan investasi dalam jumlah besar untuk memperkuat industri kendaraan, termasuk menghadapi perubahan menuju kendaraan listrik.

Nilai investasi yang disiapkan mencapai sekitar Rp739 triliun. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem otomotif, menarik investasi baru, serta menjaga posisi Thailand di tengah persaingan dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya. Baca selengkapnya.

Baca Juga :
Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming Thailand Vs Singapura di Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2026
BYD Atto 1 Rebut Takhta Jaecoo J5
Prediksi Thailand Vs Singapura di Leg 2 Semifinal Piala AFF 2026: The War Elephants Diunggulkan Lolos ke Final

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Sebut Tak Ada Gempa Susulan Lebih Besar dari M7,7 di NTT: Butuh Waktu Puluhan Tahun
• 16 menit lalu
0
thumb
Ratusan Mahasiswa Bertahan di Gedung UOB, Aparat Batasi Akses Menuju HI
• 22 jam lalu
0
thumb
DP Haji RI Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, Ini Alasan dan Duduk Perkaranya
• 3 jam lalu
0
thumb
BMKG Memperkirakan Gempa Susulan di NTT Berlangsung hingga 30 Hari
• 1 jam lalu
0
thumb
FTSE Tahan Rebalancing Saham RI hingga Desember 2026
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.