Saat Merah Putih Berkibar di Paotere, Polisi hingga Nelayan dan Penumpang Kapal Turut Hormat

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bukan hanya peserta upacara yang berdiri tegap. Saat Sang Merah Putih perlahan dikibarkan di tengah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Paotere, masyarakat, nelayan, ABK kapal hingga penumpang kapal yang berada di sekitar lokasi turut menghentikan aktivitas dan memberikan penghormatan kepada Bendera Merah Putih.

Pemandangan tersebut menjadi salah satu momen paling menggetarkan dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar Polres Pelabuhan Makassar di depan Mako Polsek Paotere, Senin (17/8/2026).

Ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya mulai berkumandang dan Bendera Merah Putih dikibarkan, masyarakat yang berada di kawasan pelabuhan ikut berdiri. Nelayan, ABK kapal dan penumpang kapal yang tengah berada di sekitar kawasan Paotere turut memberikan penghormatan.

Aktivitas pelabuhan seolah berhenti sejenak. Di tengah kesibukan kawasan pesisir, Merah Putih menjadi pusat perhatian.

Momen tersebut memperlihatkan bagaimana peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi bagian dari agenda seremonial aparat kepolisian, tetapi juga mampu menyatukan masyarakat dalam satu sikap penghormatan kepada simbol negara.

Upacara tersebut dipimpin Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Dr. H. Surono Haji Wata selaku Inspektur Upacara dan diikuti personel Polres Pelabuhan Makassar serta Polsek jajaran.

Namun, perhatian justru tertuju pada spontanitas masyarakat di sekitar lokasi.

Tanpa harus berada di dalam barisan upacara, masyarakat, nelayan, ABK kapal dan penumpang kapal menunjukkan rasa nasionalismenya dengan berdiri dan memberikan hormat ketika Sang Merah Putih dikibarkan.

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil mengatakan, momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat kemerdekaan tumbuh dan dirasakan bersama oleh masyarakat.

“Yang paling penting dari momentum ini adalah bagaimana masyarakat ikut merasakan dan menghormati kemerdekaan. Saat Bendera Merah Putih dikibarkan, masyarakat, nelayan, ABK dan penumpang kapal turut berdiri memberikan penghormatan. Ini adalah bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara,” ujar Aipda Adil.

Ia menambahkan, suasana tersebut menunjukkan bahwa semangat nasionalisme tidak mengenal batas, termasuk di kawasan pelabuhan yang setiap hari dipenuhi aktivitas masyarakat.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga pembacaan doa.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Di Paotere, Merah Putih bukan hanya berkibar di tiang upacara. Ia juga menyatukan masyarakat yang berdiri bersama nelayan, ABK, penumpang kapal dan wargadalam satu penghormatan kepada Indonesia. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Persib Comeback Dramatis! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Akhirnya Bungkam Bali United 3-2
• 13 jam lalu
0
thumb
Update Harga Pangan 19 Agustus 2026: Cabai Rawit, Beras, hingga Daging Ayam Naik
• 3 jam lalu
0
thumb
Prabowo Ajukan Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK ke DPR
• 21 jam lalu
0
thumb
NTT Tidak Sendirian, DPR dan Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa
• 17 jam lalu
0
thumb
Bangunan RSUD Aeramo Retak, Warga Korban Gempa Nagekeo Berobat di Tenda | KOMPAS SIANG
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.