KENDARI, iNews.id - Dua siswa SMA di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi korban pembusuran saat terjadi tawuran antarpelajar. Polisi mengamankan dua pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut dan menyita sejumlah barang bukti berupa busur hingga mata busur.
Aksi tawuran tersebut membuat dua pelajar mengalami luka akibat terkena anak panah. Salah satu korban mengalami luka di bagian kepala belakang, sedangkan korban lainnya luka pada bagian punggung.
Seusai kejadian, Tim URC Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembusuran.
Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah pelajar yang diduga terlibat tawuran. Dua orang di antaranya kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan aksi pembusuran.
Kedua pelajar yang diamankan masing-masing berinisial DI (18) dan S (16). Keduanya diketahui masih berstatus pelajar SMA.
Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
Baca Juga:Kepala BNPB Pastikan Percepatan Solusi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki"Laporan sudah kami terima ada dua korban di lokasi dan tempat berbeda. Kasusnya akan kami tuntaskan," ujarnya, Selasa (18/8/2026).
Dari tangan kedua terduga pelaku, polisi mengamankan satu buah busur dan dua buah mata busur yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan. Selain itu, polisi juga mengamankan satu buah golok sisir sebagai barang bukti tambahan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu terduga pelaku mengakui membawa busur beserta dua mata busur yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Senjata tersebut kemudian dibawa saat kelompok pelajar mendatangi SMKN 2 Kendari setelah mendapat informasi adanya penyerangan antar kelompok pelajar.
Kedua kelompok pelajar kemudian bertemu di sekitar perempatan lampu merah Wua-Wua. Saat terjadi keributan, salah satu terduga pelaku mengambil busur dan melepaskan salah satu mata busur ke arah kelompok lawan. Akibat aksi tersebut, dua pelajar menjadi korban dan mengalami luka akibat terkena anak panah.
Baca Juga:Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Malang dan Kediri, 2 Tersangka DitangkapSetelah penangkapan, polisi masih memeriksa pelajar yang diamankan. Penyidik juga mendalami peran masing-masing terduga pelaku, termasuk keterlibatan mereka dalam aksi tawuran antarpelajar.
#regional





Komentar (0)