KOMPAS.TV – Tim SAR gabungan masih menyisir reruntuhan bangunan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pascagempa bermagnitudo 7,7 pada Sabtu lalu (15/8/2026). Lebih dari 3.500 personel dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan dan bantuan yang terkendala tanah longsor serta akses jalan yang terblokir.
Tim gabungan menyusuri rumah-rumah di desa-desa yang berada di Kecamatan Lamba Leda Utara. Lebih dari 4.500 rumah dilaporkan rusak dan sekitar 19 ribu orang mengungsi di seluruh wilayah Flores.
Di Kabupaten Nagekeo, Desa Marapokot ditinggalkan warga setelah BMKG sempat memberikan peringatan dini tsunami. Warga mengungsi ke area yang lebih tinggi. Ketua RT Desa Marapokot, Abu Bakar Adang, menyebut 268 jiwa mengungsi di tiga tenda. Sejumlah bantuan telah masuk, tetapi sebagian besar rumah dan sekolah di desa tersebut rusak parah.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengunjungi lokasi pengungsian korban gempa di Reok, Kabupaten Manggarai. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pengungsi, mulai dari logistik, pelayanan kesehatan hingga proses evakuasi terpenuhi. Polri telah mengerahkan 236 personel ke NTT serta menyiapkan pesawat untuk mendukung penanganan bencana.
#gempantt #gempa77 #manggaraintt #nagekeo #pengungsi #sar
Baca Juga: Iran Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Belasungkawa | SAPA MALAM
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- gempantt
- gempa77
- manggaraintt
- kapolri
- pengungsi
- nagekeo






Komentar (0)