Kondisi Kapolsek Cicalengka yang Dipukul saat Karnaval HUT RI: Hidung Terluka

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, mengalami luka gores di bagian hidung saat berupaya melerai keributan yang terjadi dalam karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8).

Ade mengatakan, dirinya bersama Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul dan sejumlah pihak lainnya turun tangan setelah keributan terjadi antar peserta karnaval.

"Ribut sesama mereka, dilerai sama Danramil malah Danramil diamuk, lanjut dilerai saya malah ke saya," kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (17/8) malam.

Saat berusaha menghentikan keributan tersebut, Ade turut menjadi korban. Meski demikian, luka yang dialaminya tergolong ringan.

"Hanya luka gores di hidung," ujarnya.

Tak hanya Kapolsek, Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul juga disebut menjadi sasaran aksi kekerasan ketika berupaya melerai keributan.

Keributan kemudian kembali terjadi ketika seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) turut membantu aparat untuk meredakan situasi. Namun, anggota ormas tersebut juga menjadi sasaran pemukulan.

"Lanjut ada ormas ikut ngelerai malah ormasnya juga dipukulin," kata Ade.

Empat Orang Diamankan

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut setelah menerima laporan kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengidentifikasi empat orang yang diduga sebagai pelaku. Mereka masing-masing berinisial RF, IA, YP, dan F.

"Sejumlah orang telah teridentifikasi sebagai terduga pelaku, yakni RF, IA, YP, dan F," kata Aldi.

Selain empat orang tersebut, polisi masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya. Saat kejadian, orang tersebut diketahui menggunakan seragam Karang Taruna.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bandung, Ipda Dini mengatakan, motif daripada terduga pelaku yaitu karena tidak terima saat ditegur karena membuat keributan pada karnaval tersebut.

Dini juga menyebut para terduga pelaku kini telah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Motifnya tidak terima ditegur karena rusuh, karena mereka dalam pengaruh miras. Saat ini masih proses pemeriksaan," ujar Dini.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hadir di Tengah Duka, TASPEN Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT
• 9 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Soal Prabowo Tak Kunjung Cairkan Dana Bagi Hasil Jabar: Kan Kalimatnya Penundaan, Ya?
• 3 jam lalu
0
thumb
Pakar ITS Ingatkan Warga NTT Waspadai Gempa Susulan hingga Dua Minggu
• 8 jam lalu
0
thumb
8 Fraksi DPR Setujui RUU APBN 2027 Dibawa ke Tahap Selanjutnya
• 13 jam lalu
0
thumb
Menteri UMKM: Kumpul Bersama Rakyat Perkuat Solidaritas & Semangat Merdeka
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.