Bromo Masih Ditutup Pascakebakaran, TNBTS Pastikan Jalur Aman Sebelum Dibuka

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Malang: Aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo masih belum dibuka meski kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah dinyatakan padam. Balai Besar TNBTS kini fokus membersihkan jalur dan memulihkan sejumlah lokasi terdampak sebelum wisatawan kembali diperbolehkan berkunjung.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan petugas masih melakukan pembersihan jalur serta penanganan di sejumlah lokasi pascakebakaran. Pengecekan dilakukan untuk memastikan jalur dan area wisata benar-benar aman sebelum akses kembali dibuka.

"Untuk kondisi saat ini masih dilakukan pembersihan jalur dan penanganan di beberapa lokasi pascakebakaran, termasuk memastikan jalur dan area wisata dalam kondisi aman sebelum dibuka kembali," kata Endrip saat dikonfirmasi, Selasa, 18 Agustus 2026.

Baca Juga :

3.125 Calon Wisatawan Ajukan Refund, TNBTS Hitung Kerugian Kebakaran Bromo,
 
Endrip menegaskan untuk sementara waktu seluruh kegiatan wisata Bromo masih belum dibuka bagi pengunjung. TNBTS masih melakukan pengecekan sekaligus pemulihan kondisi di lapangan sebelum menentukan waktu pembukaan kembali kawasan.

"Untuk sementara, kegiatan wisata Bromo masih belum dibuka. Kami masih melakukan pengecekan dan pemulihan kondisi di lapangan," jelas Endrip.

Menurut Endrip, pembukaan kembali kawasan wisata baru dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dinyatakan memenuhi syarat. TNBTS akan menyampaikan informasi kepada masyarakat apabila kawasan sudah siap dan aman untuk kembali dikunjungi.

Tim pemadam kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Foto: Dok. Kemenhut.


"Nanti kalau sudah dinyatakan siap dan aman untuk dikunjungi, akan kami sampaikan melalui pengumuman resmi ya," ungkap Endrip.

Penutupan seluruh akses wisata Bromo sebelumnya diberlakukan TNBTS sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB setelah kebakaran meluas di kawasan Kaldera Bromo. Kebijakan tersebut mencakup akses Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Api kemudian dinyatakan padam total pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026, namun status penutupan kawasan wisata belum otomatis dicabut. Kondisi jalur, area wisata, dan lokasi terdampak masih harus dipastikan aman sebelum aktivitas pariwisata kembali berjalan.

Dengan belum adanya pengumuman pembukaan, wisatawan diminta tidak memaksakan kunjungan ke kawasan Bromo melalui jalur resmi maupun akses lainnya. Informasi mengenai pembukaan kembali kawasan akan disampaikan TNBTS melalui pengumuman resmi setelah proses pengecekan dan pemulihan dinyatakan selesai.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sleep Tourism Merebak di Jepang, Tamu Hotel Akan Diberi Minuman Teh Relaksasi dan Bantal Kualitas Tinggi
• 30 menit lalu
0
thumb
Lille: Verdonk akan jadi pemain Indonesia pertama di Liga Champions
• 11 jam lalu
0
thumb
Cuaca Hari Ini, Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan, tetapi Jangan Berharap Lebat
• 8 jam lalu
0
thumb
Manchester City Sepakat Lepas Rodri ke Barcelona
• 5 jam lalu
0
thumb
Antusiasme Wisatawan Asing di Bali Ikut Lomba HUT 81 RI
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.