UNM Gelar Komando Perkuliahan, Prof Aslinda Perkenalkan Aplikasi Sistem Akademik yang Baru  

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kegiatan akademik semester ganjil tahun 2026-2027 di Universitas Negeri Makassar (UNM) dimulai. Ini ditandai dengan kegiatan komando perkuliahan yang berlangsung di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM Makassar, Selasa (18/7/2026).

Wakil Rektor bidang akademik UNM, Prof Dr Andi Aslinda dalam laporannya menyampaikan performa bidang akademik UNM. Mulai dari profil mahasiswa, mahasiswa yang selesai tepat waktu, mahasiswa yang berisiko drop out, ketuntasan penginputan nilai, hingga aplikasi sistem informasi akademik yang baru.

Guru besar administrasi publik itu mengatakan berdasarkan data Tahun Akademik 2026/2027, jumlah mahasiswa UNM dari angkatan 2020 sampai dengan 2026 tercatat sebanyak 55.344 mahasiswa. Rinciannya ⁠51.287 mahasiswa aktif dan ⁠4.056 tidak aktif. 

“Mahasiswa tidak aktif ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Sebagian tidak aktif karena ketentuan akademik, termasuk tidak aktif selama tiga semester berturut-turut, dan sebagian lainnya karena persoalan pembayaran UKT. Secara khusus, terdapat 1.087 mahasiswa yang tidak aktif karena kendala pembayaran UKT.,” katanya. 

Tahun 2026 ini, kata Aslinda UNM menerima sebanyak 12.160 mahasiswa di seluruh jenjang. Mulai program sarjana, sarjana terapan, pascasarjana, dan fast track. Dari jumlah tersebut, mahasiswa jenjang Sarjana sebanyak 10.054 mahasiswa atau sekitar 82,9%. 

“Alhamdulillah tahun ini kita juga telah melaksanakan PKKMB secara terintegrasi untuk seluruh jenjang pendidikan, termasuk program fast track,” katanya. 

Menurut Aslinda, PPKMB terintegrasi Ini merupakan salah satu bentuk perbaikan tata kelola akademik UNM. Sebelumnya, proses penerimaan dan PKKMB pada beberapa jenjang masih berjalan secara terpisah.

“Integrasi ini kita lakukan agar proses akademik lebih tertib, efisien, mudah dimonitor, dan memberikan standar pelayanan yang sama kepada seluruh mahasiswa. Kita berharap pola integrasi ini terus dilanjutkan dalam proses akademik berikutnya,” katanya.

Terkait dengan lulusan tepat waktu, Aslinda melaporkan untuk angkatan 2022, dari total 10.622 mahasiswa, sebanyak 2.940 mahasiswa atau 27,68% telah menyelesaikan studi. 

Untuk jenjang Magister, dari 1.055 mahasiswa, sebanyak 902 mahasiswa atau 85,5% telah lulus sedangkan untuk jenjang doktor dari 142 mahasiswa, sebanyak 79 mahasiswa atau 55,6% telah lulus. 

Aslinda meminta seluruh program studi perlu melakukan monitoring mahasiswa secara berkala, memberikan peringatan dini, dan melakukan pendampingan sejak awal, bukan setelah mahasiswa mendekati batas masa studi. 

“Untuk mahasiswa yang mendekati batas masa studi, angkatan 2020, batas masa studi pada Agustus 2027, terdapat 1.202 mahasiswa yang perlu menjadi perhatian” katanya.

Solusinya, kata dia, melakukan early warning system, pemetaan mahasiswa berdasarkan kondisi akademiknya, pemanggilan mahasiswa, konsultasi dengan dosen pembimbing, serta pendampingan intensif oleh program studi dan fakultas. 

Selanjutnya mengenai ketuntasan penginputan nilai dosen pada semester genap 2025/2026 menurut Aslinda mengalami kemajuan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, berdasarkan evaluasi masih ditemukan beberapa permasalahan. 

Di antaranya  ⁠keterlambatan penginputan nilai, dosen belum terdaftar pada mata kuliah, ⁠mahasiswa belum melakukan KRS, ⁠salah input nilai, dosen belum melakukan finalisasi, hingga ⁠pengajuan perubahan nilai setelah batas waktu. 

“Pada semester ini saya mohon bantuan seluruh pimpinan fakultas, jurusan, program studi, dan seluruh dosen agar nilai diinput tepat waktu, diperiksa kembali, kemudian difinalisasi sesuai jadwal. Kita berharap persoalan yang terjadi pada semester lalu tidak terulang kembali,” harapnya. 

Pada Komando Perkuliahan ini Prof Aslinda juga memperkenalkan Sistem Informasi Akademik atau SIA baru. Sistem ini diharapkan menjadi bagian dari perbaikan tata kelola akademik UNM dengan sistem yang lebih terintegrasi dan mendukung pelayanan akademik secara lebih efektif. SIA baru atau SIAkad UNM ini dapat diakses melalui laman resmi siakad.unm.ac.id 

“Kita berharap seluruh fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat menggunakan sistem ini dengan baik,” katanya. 

Selain SIA baru, UNM juga meluncurkan Modul Mata Kuliah Wajib Penciri Universitas atau MKWPU. Modul tersebut disusun secara berjenjang sesuai kebutuhan pendidikan, meliputi: Pertama, rumpun Kewirausahaan, yaitu Kewirausahaan untuk jenjang Diploma dan Sarjana, Inovasi Kewirausahaan untuk Magister, serta Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan untuk Doktor. 

Kedua, rumpun Literasi, Inovasi, dan Transdisiplin Sains, Teknologi, dan Seni. Ketiga, rumpun Pendidikan Inklusi yang disusun sesuai jenjang pendidikan. 

Launching Komando Perkuliahan dilakukan langsung Plt Rektor UNM Prof Dr Farida Patittingi. Prof Farida dalam sambutannya mengajak seluruh dosen terutama penanggung jawab bidang akademik di setiap fakultas untuk memberikan perhatian khusus dalam mengimplementasikan regulasi baru akademik UNM ini.

Karenanya saat memberi sambutan, guru besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar itu mengabsen satu demi satu para pembantu dekan bidang akademik 11 fakultas yang ada di UNM Makassar.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penembakan di SMA Katolik Filipina Tewaskan 4 Orang, Salah Satunya Pelaku
• 1 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Bisa Sampaikan Harapan Bagi Indonesia di Bundaran HI
• 17 jam lalu
0
thumb
Ketua DPD RI Sultan Apresiasi Pemerintah Beri Dukungan Anggaran Untuk Daerah Terdampak Gempa NTT
• 21 jam lalu
0
thumb
Pramono Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap Kondusif
• 14 jam lalu
0
thumb
Lima Motor Dilaporkan Hilang ke Suara Surabaya, Dua Dicuri dari Asrama di Mulyorejo
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.