jpnn.com - JAKARTA – Aksi unjuk rasa atau demo mahasiswa hari ini, Selasa 18 Agustus 2026, dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta.
Khusus untuk mengawal demo mahasiswa di sekitar Bundaran HI dan Patung Arjuna Wiwaha, Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat (Jakpus), Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan sebanyak 6.962 personel.
BACA JUGA: Bawa 8 Tuntutan, BEM UI Bakal Demonstrasi di Bundaran HI Siang Ini
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas secara humanis, sabar, terukur, dan tidak mudah terpancing.
“Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita (Polri) layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya,” kata Reynold dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan mahasiswa yang menyampaikan pendapat merupakan bagian dari masyarakat yang harus dilayani dan dijaga.
Untuk itu, dia menegaskan seluruh tindakan di lapangan harus berada dalam satu komando dan sesuai prosedur.
Personel diminta untuk tidak bertindak di luar prosedur, tidak bergerak sendiri-sendiri, serta mengedepankan komunikasi persuasif dalam menghadapi dinamika massa.
Reynold juga memastikan tidak ada anggota yang membawa atau menggunakan senjata api dalam pelayanan unjuk rasa tersebut.
“Seluruh tindakan di lapangan harus satu komando. Tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, terukur, dan sesuai prosedur,” tutur Reynold.
Lebih lanjut, dia juga mengingatkan peserta unjuk rasa agar tetap memperhatikan situasi di sekitar dan mewaspadai adanya kelompok lain yang berpotensi masuk serta memanfaatkan aksi tersebut untuk mengganggu ketertiban.
“Jangan sampai ada kelompok-kelompok lain yang mencoba masuk, memprovokasi, atau menunggangi aksi penyampaian pendapat yang dilindungi undang-undang ini,” ujar Reynold.
Seperti diketahui, Polda Metro Jaya secara total menyiapkan 9.242 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen mahasiswa di beberapa titik yang tersebar di Jakarta.
Di kawasan Bundaran HI, Reynold mengatakan lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang untuk penyampaian aspirasi karena terdapat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat lainnya.
Terkait arus lalu lintas, personel Dit Lantas Polda Metro Jaya dan Sat Lantas Polres Jakpus telah disebar di sejumlah titik, antara lain Bundaran HI dan Patung Kuda.
Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi aksi demo mahasiswa di lapangan.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasa. Untuk arus lalu lintas, petugas akan melakukan pengaturan di lapangan," ungkap Reynold. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu





Komentar (0)