Pakar: Gempa Susulan Dapat Terjadi hingga Sebulan Lebih

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Pakar geologi lingkungan dan mitigasi kebencanaan dari Universitas Gajah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati (kanan bawah), dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris (bawah tengah) dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (18/8/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar geologi lingkungan dan mitigasi kebencanaan dari Universitas Gajah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati, memperkirakan gempa susulan pascagempa bumi M7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, dapat terjadi hingga sebulan.

Dwikorita mengatakan kekuatan gempa NTT akhir pekan lalu cukup besar, yakni M7,7, sehingga energi yang dilepaskan juga besar.

“Ya, memang karena magnitudo gempa ini kan cukup besar 7,7, berarti energi yang dilepaskan juga cukup besar, sehingga residual energi atau sisa energi yang belum semuanya terlepas itu pun masih signifikan ya,” kata dia dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (18/8/2026).

“Sehingga itu membutuhkan waktu pada umumnya itu akan beberapa minggu, bisa sampai 1 bulan lebih,” tambahnya.

Baca Juga: Gempa NTT: Bupati Sikka Sebut 832 Rumah Warga Rusak, Jalan Pulau Palue Putus

Ia mencontohkan gempa bumi M7,3 yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. Menurutnya, gempa susulan terjadi hingga sebulan lebih.

“Nah, jadi kurang lebih seperti itu, kurang lebihnya. Jadi beberapa minggu. Namun tidak perlu panik karena energi yang terlepas atau gempa-gempa susulan itu adalah sisa-sisa energi, dan secara teori estimasi para pakar gempa magnitudo tertinggi itu 7,8, tertinggi,” beber mantan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) itu.

“Artinya, energi yang tersedia di dalam batuan itu sekitar untuk magnitudo 7,8 dan sudah terlepas 7,7. Artinya sisanya insyaallah tidak begitu signifikan. Jadi tidak begitu besar.”

Sementara Bupati Sikka, NTT, Juventus Prima Yoris Kago, menyebut gempa susulan yang beberapa kali terjadi di wilayah itu memperparah kerusakan.

“Jadi ini semakin hari malah semakin banyak. Kenapa demikian? Karena per kemarin tanggal 17 kemarin di pagi hari kemarin kan sempat gempa susulan yang hampir 6,0,” jelasnya dalam dialog yang sama.

“Jadi memang membuat dia, goncangannya malah yang sudah goyang, dia akhirnya malah tambah ambles, tambah ambruk dan lain sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga: Bupati Sikka NTT Minta Ada Kapal Feri untuk Distribusikan Bantuan Korban Gempa di Palue

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • dwikorita karnawati
  • gempa bumi ntt
  • bupati sikka
  • sikka
  • gempa NTT
  • gempa susulan
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lomba 17 Agustus Meriah di Mapolda Jatim, Personel Adu Kekompakan dan Semangat Juang | JMP
• 2 jam lalu
0
thumb
Laba Bersih EMP Melonjak 27 Persen Jadi US$45,2 Juta di Semester I 2026
• 15 jam lalu
0
thumb
Pramono minta ASN pelayanan publik tidak WFH dan tetap di lapangan
• 5 jam lalu
0
thumb
Laba Bersih Energi Mega Persada (ENRG) Tumbuh 27 Persen hingga Juni 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Semarak HUT Ke-81 RI di Palopo: Paskibraka Tunjukkan Disiplin, Polri Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.